Breaking News:

Kunjungan Ketua PMI Provinsi Banten ke PMI Kota Tangerang

Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah melakukan tinjauan langsung ke PMI Kota Tangerang untuk mengetahui proses pengolahan darah.

Penulis: M Nur Ichsan Arief | Editor: Alex Suban
dok pmi kota tangerang
Dalam rangka meningkatkan kualitas pengolahan darah dan juga sistem donor darah, Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah melakukan tinjauan langsung ke PMI Kota Tangerang untuk mengetahui proses pengolahan darah. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Dalam rangka meningkatkan kualitas pengolahan darah dan juga sistem donor darah, Ketua PMI Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah melakukan tinjauan langsung ke PMI Kota Tangerang untuk mengetahui proses pengolahan darah.

Tidak hanya melakukan tinjauan pengolahan darah, Ratu Tatu yang juga Bupati Serang, melihat langsung stok darah yang berkurang di PMI Kota Tangerang karena banyak permintaan darah akan tetapi minim pendonor.

Baca juga: PMI Kabupaten Bekasi Kehabisan Stok Darah Plasma Konvalesen. Dewan Minta PMI Gandeng Berbagai Elemen

Baca juga: Stok Plasma Konvalesen, PMI Kabupaten Bekasi Diminta Gandeng Perusahaan dan Tokoh Masyarakat

Menurut Tatu, pengolahan darah di PMI Kota Tangerang bisa menjadi contoh PMI yang ada di wilayah Banten dan juga daerah lainnya, karena pengolahan darah di PMI Kota Tangerang sudah sangat luar biasa dan tidak semudah yang dibayangkan cara mengolah darah untuk orang yang membutuhkan darah.

"Pengolahan darah di PMI Kota Tangerang sudah sesuai dengan standar, artinya ini ilmu bagi saya untuk mengetahui bagaimana pengolahan darah di UDD PMI yang ada di wilayah Provinsi Banten", katanya saat ditemui di Markas PMI Kota Tangerang, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Stok Plasma Konvalesen, PMI Kabupaten Bekasi Diminta Gandeng Perusahaan dan Tokoh Masyarakat

Baca juga: PMI Kabupaten Bekasi Panik, Stok Darah Plasma Konvalesen Habis Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Tatu menambahkan, bahwa kondisi pandemi ini membuat penurunan pendonor sehingga stok darah di PMI Kota Tangerang dan PMI lainnya berkurang.

Karena, banyak permintaan darah dari masyarakat, tetapi pendonor yang melakukan donor darah berkurang sehingga stok darah sangat minim.

"Saya juga melihat stok darah di PMI Kota Tangerang sangat tipis, permintaan darah meningkat. Artinya, butuh kesadaran masyarakat agar bisa mendonorkan darahnya untuk meningkatkan stock darah di PMI Kota Tangerang", paparnya.

Baca juga: Stok Darah Berkurang Selama Pandemi Covid-19, Pemprov DKI dan PMI Perkuat Kolaborasi

Baca juga: VIDEO : Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Donorkan Darah di PMI DKI Jakarta

Ia menjelaskan, kekurangan stock darah yang ada saat ini juga menjadi tanggung jawab Pemerintah daerah untuk turun tangan dalam penanganan kekurangan stock darah, karena dengan adanya campur tangan pemerintah peningkatan stock darah bisa meningkat untuk mengatasi kekurangan stock darah.

"Pemerintah daerah harus bisa terlibat juga dalam penanganan kekurangan stock darah, agar bisa bergerak cepat mengajak masyarakat untuk bisa mendonorkan darahnya. Ini harus menjadi perhatian khusus, agar ada peningkatan pendonor walaupun di tengah pandemi Covid-19,", ungkapnya.

Baca juga: VIDEO : Gowes Bareng PMI DKI Jakarta Peringati Hari Donor Darah Sedunia

Baca juga: PMI dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Kumpulkan 22.621 Kantong Darah

Tatu mengatakan, mengenai plasma Konvalesen juga harus di tingkatan, karena dengan plasma ini pasien covid-19 bisa teratasi selain dengan vaksin. Maka itu, stock plasma Konvalesen juga harus sedia agar berimbang dengan permintaan.

"Saya lihat di PMI Kota Tangerang juga terus menjalankan donor Plasma Konvalesen, bahkan cara yang dilakukan PMI Kota Tangerang sudah bagus dengan cara satu pendonor plasma mengajak satu orang. Artinya, stock plasma Konvalesen bisa ada terus dan tidak kosong",  tutur Tatu

Oman Jumansyah ketua PMI Kota Tangerang juga menambahkan kami terus berupaya melakukan pemenuhan stok darah khusus plasma konvalesen secara masif

Oman  juga menuturkan, bagi masyarakat yang pernah terpapar Covid-19, PMI juga terus menyediakan donor Plasma Konvalesen. Donor ini, di khususkan bagi masyarakat yang sudah dinyatakan negatif Covid-19 dan yang akan diambil plasmanya untuk penawar paisen yang masih terpapar virus corona.

"Untuk plasma Konvalesen, di khususkan untuk pasien yang dinyatakan sembuh. Jarak donor plasma ini adalah 4 Minggu, setelah orang tersebut dinyatakan sembuh atau negatif virus corona. Jadi bagi masyarakat yang sudah sembuh, kami persilahkan untuk melakukan donor plasma Konvalesen", tutupnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved