Breaking News:

Virus corona

Kasus Covid-19 Melonjak, Tamu Presiden Jokowi Wajib Pakai Masker, Faceshield & Tes PCR

Istana Kepresidenan akan mengikuti aturan pemberlakuan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para pegawai akibat melonjaknya kasus Covid

Editor: Bambang Putranto
Biro Pers/Setpres-Laily Rachev, Muchlis JR
Ilustrasi - Presiden Joko Widodo menunjukkan kartu vaksin setelah menjalani vaksinasi, Rabu (13/1/2021), di Istana Merdeka, Jakarta. 

Wartakotalive.com, Jakarta - Istana Kepresidenan akan mengikuti aturan pemberlakuan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para pegawai akibat melonjaknya kasus Covid-19 sekarang ini.

Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono mengatakan pihaknya sedang mematangkan jadwal WFH bagi para pegawai Sekretariat Kepresidenan.

"Sedang kami bahas jadwal WFH nya," kata Heru kepada wartawan, Jumat, (18/6/2021).

Untuk diketahui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) kembali memberlakukan aturan WFH bagi para ASN di zona merah sebanyak 75 persen.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 67 Tahun 2020 tertanggal 4 September 2020.

Heru mengatakan mulai pekan depan para pegawai Sekretariat Presiden yang masuk kantor hanya 25 persen atau menyesuaikan dengan pekerjaan yang ada saat itu.

"Mulai Senin sesuai volume pekerjaan yang ada," katanya.

Heru menambahkan pihaknya juga akan memperketat aktivitas orang-orang yang beraktivitas di lingkungan Istana.

Para tamu yang akan bertemu Presiden wajib menggunakan faceshield dan tes PCR dengan masa berlaku 1X24 jam.

"Untuk pegawai, genos atau antigen," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved