Breaking News:

Virus Corona Jabodetabek

Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang Mengganas, Per Hari Ada 9 Jenazah Pasien Covid-19 Dimakamkan

Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang mengganas, lantaran dalam sehari ada sembilan jenazah pasien Covid-19 dimakamkan TPU Desa Buniayu.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Panji Baskhara
Wartakotalive.com/Andika Panduwinata
Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang mengganas, lantaran dalam sehari ada sembilan jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di Tempat pemakaman umum (TPU) khusus Covid-19 di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/6/2021). 

"Total di tahun 2021, jumlah jenazah yang dimakamkan di TPU mencapai 645 jenazah, untuk keseluruhan dari tahun 2020 sampai sekarang sudah mencapai 365  jenazah," ucapnya.

Meski pun meningkat, Ajat dan timnya di TPU Buniayu  tetap siaga.

Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang mengganas, lantaran dalam sehari ada sembilan jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di Tempat pemakaman umum (TPU) khusus Covid-19 di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/6/2021).
Kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang mengganas, lantaran dalam sehari ada sembilan jenazah pasien Covid-19 dimakamkan di Tempat pemakaman umum (TPU) khusus Covid-19 di Desa Buniayu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/6/2021). (Wartakotalive.com/Andika Panduwinata)

Bahkan untuk baju APD cukup, karena di Dinas Perkrim sudah disiapkan.

"Teman-teman siap di lapangan, siapkan 6  lubang untuk stok perharinya, kalau kurang bisa gali mendadak," kata Ajat.

Warga Kabupaten Bekasi Terpapar Virus Corona Varian Delta

Seorang warga Kabupaten Bekasi terpapar virus corona varian Delta (B16172).

Diketahui, warga Kabupaten Bekasi positif virus corona varian delta tersebut baru jalani pemeriksaan di Jakarta.

Adanya warga Kabupaten Bekasi terkonfirmasi positif virus corona varian delta ditanggapi langsung Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mohamad Nuh.

Ia meminta Dinas Kesehatan ataupun Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, segera mengambil langkah-langkah antisipasi.

"Harus segera mengambil langkah antisipasi secara cepat, agar tidak menyebaran lebih luas. Apalagi varian baru ini terbilang sangat cepat menyebarnya," ujar Nuh, pada Kamis (17/6/2021).

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved