Breaking News:

Virus Corona

Kabupaten Bekasi Mengandalkan Pajak BPHTB dan PBB di Tengah Pandemi Virus Corona

Untuk menambal pendapatan daerah, Pemkab Bekasi mengandalkan pajak BPHTB dan PBB di saat pandemi virus corona makin parah.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Istimewa
ILUSTRASI Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pemkan Bekasi kini mengandalkan pajak BPHTB dan PBB untuk menambal pendapatan daerah, akibat tekanan panedemi virus corona. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Wabah pandemi corona yang masih terus terjadi sangat mempengaruhi penerimaan pajak daerah.

Tak terkecuali di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. 

Meskipun sudah mulai dilakukan upaya pemulihan ekonomi dengan sejumlah kegiatan usaha kembali buka, akan tetapi penerimaan pajaknya belum signifikan.

Kepala Bidang Pengelolaan Pajak pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Bekasi, Jenal mengatakan, banyak sektor yang mulai diperbolehkan beroperasi masih sepi pengunjung. Seperti di hotel, hiburan malam, bioskop dan lainnya.

Baca juga: Pendapatan Kurang Rp 17 Miliar, BKD Kota Depok Genjot Pajak PBB, BPHTB, PBB-P2 hingga Triwulan II

"Jadi memang masih relatif rendah penerimaannya dari target yang ada. Tapi kita optimis ini lebih baik dari tahun lalu," katanya, pada Jumat (18/6/2021).

Jenal, mengungkapkan ada sektor pajak yang pada tahun ini cukup bagus dalam memberikan kontribusi, yakni pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Dari BPHTB kita sudah mencapai sekitar 30 persen. PBB sudah sekitar 20 persen. Jadi di masa pandemi ini BPHTB dan PBB yang jadi primadona kita. Target BPHTB kita hampir Rp1 triliun,” jelasnya.

Penerimaan pajak lainnya yang juga ikut memberikan kontribusi positif yakni dari Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Hingga triwulan kedua, kata Jenal, penerimaan pajaknya sudah mencapai sekitar 45 persen.

“Iya. Alhamdulillah dari PPJ sudah 45 persen dari target hampir Rp400 miliar,” katanya.

Baca juga: Gelapkan Dana BPHTB, Tim Unit 1 Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya Tangkap Notaris Nakal

Atas capaian itu, kata Jenal, membuat pencapaian penerimaan masih normal. Di tahun ini target pendapatan pajak di Kabupaten Bekasi sebesar Rp1,9 triliun.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved