Kasus Covid19

Disnakertrans DKI Bakal Koordinasi dengan Asosiasi soal Zona Merah Covid-19 di Lingkungan Perusahaan

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta masih menunggu pendataan zona merah Covid-19 yang dilakukan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Dok. Antara
Kepala Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah menunggu pendataan zona merah yang dilakukan Dinas Kesehatan DKI Jakarta. Apabila data itu diterima, pihaknya bakal melakukan pengawasan lebih ketat di perkantoran atau perusahaan yang masuk dalam zona merah Covid-19. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta masih menunggu pendataan zona merah yang dilakukan Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Apabila data itu diterima, Disnakertrans dan Energi DKI bakal melakukan pengawasan lebih ketat di perkantoran atau perusahaan yang masuk dalam zona merah Covid-19.

“Otomatis saya kan bersinergi dengan Dinas Kesehatan karena data-data tersebut ada di sana,” kata Kepala Disnakertrans dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: SIMAK, Berikut Ini 82 RW di Jakarta yang Masih Berstatus Zona Merah Covid-19

Andri mengaku, apabila data-data itu didapatkan, dia langsung berkoordinasi dengan asosiasi perusahaan untuk memberlakukan 25 persen karyawan di tempat kerja, dan 75 persen bekerja di rumah atau work from home (WFH).

Kata dia, pihak Dinas Kesehatan DKI Jakarta yang memiliki rincian soal zona merah, oranye, kuning dan hijau di Jakarta.

Menurutnya, pengawasan yang dilakukan tidak hanya sebatas pada jumlah karyawan sesuai ketentuan.

Tapi Andri juga memastikan agar para karyawan beserta keluarganya yang ada di rumah telah mendapatkan vaksin.

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan kepada karyawan maupun keluarganya di rumah.

“Karena kan tidak menutup kemungkinan bahwa penyebaran tidak hanya di kantor, tapi dari rumah juga bisa,” ujarnya.

“Jadi, dari data itu nanti saya akan koordinasi dengan KADIN, Asperindo atau Apindo,” imbuhnya.

Baca juga: Gubernur Anies Kembali Minta Perusahaan yang berada di Zona Merah Covid-19 Terapkan 75 persen WFH

“Saya juga minta kepada perusahaan yang berada di garis merah, untuk memerintahkan seluruh karyawannya agar divaksin,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, pengawasan terhadap implementasi 25 persen di tempat kerja menjadi tugas bersama tiga pilar. Ketiganya adalah Pemprov DKI, Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya.

“Pengawasan adalah kata kuncinya,” kata Widyastuti di Balai Kota DKI.

Menurut dia, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga tidak bekerja sendirian.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved