Kabar Duka
Daftar Film dan Sinetron yang Pernah Dibintangi Fuad Alkhar Alias Wan Abud Hingga Bisnis Wedding
Pria yang punya nama asli Fuad Alkhar ini sangat terkenal di sinetron pada tahun 1990 an. Inilah profil pria berdarah Betawi
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kabar duka Wan Abud meninggal dunia, Jumat (18/6/2021).
Pria yang punya nama asli Fuad Alkhar ini sangat terkenal di sinetron pada tahun 1990 an.
Berikut ini profil Wan Abud alias Fuad Alkhar yang dikutip Wartakotalive.com dari berbagai sumber.
Wan Abud lahir di Jakarta, 10 Januari 1959 – meninggal pada umur 62 tahun) adalah seorang aktor berkebangsaan Indonesia.
Pria berdarah Betawi ini terkenal dengan wajah kearab-araban yang menyebabkannya kerap memerankan tokoh berlogat Arab.
Masa kejayaannya di film berlangsung pada dekade 90-an.
Namun pada tahun 2015 ia kembali turut mendukung perfilman dengan bermain dalam film Harim di Tanah Haram.
Selain menjadi aktor, Fuad juga memiliki bisnis sampingan di bidang tata rias pengantin dan jasa paket wedding.
Baca juga: Fuad Alkhar alias Wan Abud Dikabarkan Meninggal Dunia, Ayu Azhari Sedih Kehilangan Sahabatnya
Bisnis Wedding
Bisnis Wedding
Namun siapa nyana jika aktor besar era 80-an ini kini justru banting setir dengan berbisnis wedding, khususnya bidang tata rias pengantin.
Soal ini, Fuad punya sejarah. “Nenek dan ibu saya sebenarnya seorang peñata rias yang andal di zamannya.
Jadi kenapa saya berbisnis ini karena memang ada faktor keturunan dari kedua orang tua yang sangat saya hormati itu,” paparnya.
Kenapa baru sekarang? Yang pasti, dalih Fuad, karena sudah lama dia waktunya dihabiskan untuk syuting dan syuting. “Jadi nggak ada waktu untuk konsentrasi di bisnis wedding ini,” terangnya.
Nah, jika sekarang dia fokus berbisnis wedding karena memang waktunya memang cukup leluasa.
Jadwal syutingnya kini sudah sangat berkurang sehingga dia benar-benar mencurahkan waktunya untuk berkonsentrasi menggeluti bisnis yang merupakan cita- cita lamanya itu.
Di bisnis wedding ini, Fuad menawarkan jasa paket wedding lengkap. Mulai dari tenda berbagai ukuran, dekorasi pelaminan, meja-meja untuk catering, tata rias pengantin hingga hiburan; grup musik gambus dan MC.
“Yang membedakan wedding saya dengan wedding lainnya adalah kita ada grup musik gambus, namanya Al Wardah yang sudah lengkap berikut penyanyi dan MC-nya,” ujar Fuad setengah berpromosi.
Paket wedding organizer yang dijajakan Fuad tak terbatas hanya untuk pesta perkawinan di rumah saja, namun juga untuk di gedung.
Harga paket lengkap itu dijual Fuad Rp 25 juta. Nah, bagi Anda yang ingin memakai jasa weddingnya, Fuad menawarkan berbagai paket.
Untuk tata rias pengantin saja, dia memasang harga Rp 3 juta. Untuk paket pelaminan/gebyok (tergantung ukuran), tata rias dan pagar ayu saja, Fuad mematok harga Rp 7 juta Sedang untuk jasa pelaminan, tata rias, pagar ayu ditambah foto dan video syuting dia lepas dengan harga Rp 11 juta.
Untuk yang hanya ingin memakai grup gambusnya saja dia menawarkan harga Rp 7 juta (siang) sampai 15 juta (siang- malam).
“Ya, dibanding wedding lain, kita termasuk murah meriah,” bebernya.
Tak cuma itu. Wan Abud juga siap dipakai untuk jadi host (MC) saja untuk pesta kawinan maupun acara-acara lain seperti pesta ulang tahun, gathering dan lainnya.
“Dari pagi sampai malam pun saya siap menghibur hadirin berpesta dengan banyolan dan kekocakan saya,” katanya jenaka. Dalam berbisnis wedding ini, aku Fuad, tidak selalu mulus berjalan lancar. Ada ada saja kendala yang dihadapinya.
“Pernah di suatu perkawinan tiba-tiba pelaminan rubuh. Ya, kan bikin panik pengantin dan orang seisi rumah. Sampai ada yang teriak-teriak histeris. Sampai begitu lho,” kisahnya.
Kejadian-kejadian aneh seperti itu, tambah pria berwajah Arab itu, berlangsung tidak hanya sesekali namun kerap terjadi, dan itu tidak saja dialaminya tapi juga menimpah jasa wedding lainnya. Setelah usut punya usut, ternyata, ini ada provokatornya.
“Maksudnya kericuhan itu dibuat oleh pesaing-pesaing (provokator) saya, terutama dari para peñata rias yang mereka iri dengan wedding saya,” beber pria yang menikahi seorang istri berdarah Manado namun belum dikaruniai momongan.
Kendati tantangan di bisnis ini terbilang cukup berat, namun Wan Abud tak merasa gentar.
Dia merasa bisnis ini adalah pelabuhan terakhirnya setelah malang melintang di dunia keartisan yang banyak menawarkan sejuta glamoritas.
Untuk menghadapi aral itu, Wan Abud telah mengantongi resep sendiri untuk melawannya. “Ya, dengan tawakal kepada Allah saja.
Judul film dan sinetron
Nama Fuad Alkhar melambung tinggi sejak dirinya bermain dalam sinetron Putri Duyung bersama Ayu Azhari.
Berikut judul film yang pernah dibintangi Wan Abud
1990
Nona Manis produksi Multivision Plus
1991
Ini Rindu
Catatan si Boy V produksi Multivision Plus
Akal-akalan
Nada dan Dakwah produksi PT. Bola Dunia Film
Bukan Main
1992
Salah Pencet produksi Multivision Plus
Masuk Kena Keluar Kena produksi Soraya Intercine Films
Pintar-Pintaran produksi Multivision Plus
2014
Sarang Hantu Jakarta produksi Kent Film
2015
Harim di Tanah Haram
Sinetron :
1993-1995 Ada Ada Saja
1999-2000 Putri Duyung
2004 Putri Duyung 4
2002-2003 Si Doel 6
2004-2005 Putri Salju
2006-2007 Kawin Muda
2013-2015 Emak Ijah Pengen ke Mekah dan Putri Duyung Reborn
Jodoh Wasiat Bapak
Kabar meninggalnya Fuad Alkhar atau Wan Abud mulanya beredar dikalangan wartawan, lewat pesan berantai di pesan singkat.
"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun. Kembali kehilangan komedian Dan Turut belasungkawa atas Wafatnyaalm Wan Abud (Fuad Alkhar) Umur 62 Thn," tulis pesan berantai itu diterima Warta Kota, Jumat 18 Juni 2021.
Menurut informasi, saat ini jenazah sedang disemayamkan di rumah duka di Jalan Baiturahim, Beji, Depok, Jawa Barat.
Kabar meninggalnya Fuad Alkhar dibenarkan oleh sahabatnya, Ayu Azhari yang menyebut kalau lawan mainnya dalam sinetron Putri Duyung meninggal dunia.
"Iya (benar Fuad Alhar meninggal), baru dapat (kabar),” kata Ayu Azhari dihubungi awak media, Jumat pagi.
Namun, Ayu Azhari belum bisa menceritakan penyebab meninggalnya Fuad Alkhar atau Wan Abud itu.
Ayu Azhari pun tak bisa berkata banyak.
Sambil mengirimkan foto lawasnya bersama Wan Abud, ia mengaku sedih telah kehilangan rekannya.
“Ya sedih pastinya saya,” tutup Ayu Azhari.
Sampai saat ini belum diketahui penyebab meninggalnya Fuad Alkhar alias Wan Abud.
Pasalnya ia sudah cukup lama vakum dari dunia hiburan setelah memilih menggeluti dunia bisnis.
Artikel Ini Telah Tayang Sebelumnya di Tribunnews.com dengan Judul "BREAKING NEWS, Fuad Alkhar alias Wan Abud Meninggal Dunia, Ayu Azhari Membenarkan"
Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Innalillahi Wainnailahi Rojiun, Aktor Fuad Alkhar ‘Wan Abud’ Meninggal Dunia, Ayu Azhari Sedih, https://pontianak.tribunnews.com/2021/06/18/innalillahi-wainnailahi-rojiun-aktor-fuad-alkhar-wan-abud-meninggal-dunia-ayu-azhari-sedih?page=all.
Editor: Mirna Tribun
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/profil-fuad-alkfhar.jpg)