Breaking News:

Berita Bogor

Berdiri di Tanah Irigasi, Satpol PP Kabupaten Bogor Bongkar 153 Bangunan Liar di Kemang

153 bangunan liar di Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Berdiri di Tanah Irigasi, Satpol PP Kabupaten Bogor Bongkar 153 Bangunan Liar di Kemang. 

WARTAKOTALIVE.COM, KEMANG - Berdiri di Tanah Irigasi, Satpol PP Kabupaten Bogor Bongkar 153 Bangunan Liar di Kemang

Sekira 153 bangunan liar di Desa Parakan Jaya, Kecamatan Kemang dibongkar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Jumat (18/6/2021).

Bangunan-bangunan liar ini ditertibkan karena  berdiri di atas tanah irigasi.

Penertiban bangunan liar tersebut dihadiri Camat Kemang, Kepala Desa Parakan Jaya, Kapolsek, serta perwakilan dari Koramil dan Lanud Atang Sanjaya.

Kepala Satpol PP Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah menjelaskan, kegiatan penertiban ini dilakukan dalam rangka penegakan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku di Kabupaten Bogor.

“Kegiatan hari ini adalah bagian dari penegakan Perda. Di sini ada 153 bangunan yang berdiri di pinggir-pinggir jalan, di atas tanah irigasi," kata Agus, Jumat (18/6/2021).

Baca juga: Iwan Setiawan Dukung Kementerian ESDM Bangun Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga di Kabupaten Bogor

Lahan irigasi ini, lanjut dia, harus kita kembalikan lagi pada fungsi nya.

"Irigasi di sini sudah menyempit dan banyak sumbatan, kalau tidak segera kita lakukan tindakan akan menimbulkan persoalan, salah satunya potensi banjir,” tandas Agus.

Setelah penertiban ini, pemerintah daerah akan berupaya untuk menata lahan ini menjadi kawasan hijau.

Lahan ini akan ditanami pohon-pohon, kemudian juga akan ada trotoar sekitar satu kilometer, sehingga diharapkan daerah ini akan menjadi area baru bagi masyarakat.

Baca juga: UPDATE Tinggi Muka Air Seluruh Pintu Air di Jakarta, Bogor, dan Depok Jumat 18 Juni 2021

Menurut dia, banyak sekali daerah yang memang bangunannya itu menggunakan tanah-tanah perbatasan dengan sungai dan perbatasan jalan.

"Tentunya ini sangat mengganggu ketertiban umum. Selain pengguna jalan terganggu, juga aliran sungai terganggu,” papar Agus.

Setelah ini Satpol PP akan melakukan penertiban bangunan liar di wilayah Puncak dan wilayah perbatasan dengan Kota Bogor yaitu Villa Bogor Indah.

"Kita harapkan mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar," pungkasnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved