Breaking News:

Pilpres 2024

Bakal Gelar Konvensi Capres 2024, NasDem Berisiko Dicap Partai Abal-abal Penuh Spekulasi

Karena perolehan suara NasDem pada Pileg 2019 hanya 9,05, sehingga tidak bisa sendiri mengusung capres langsung.

Editor: Yaspen Martinus
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Partai NasDem berniat menggelar konvensi calon presiden (capres) 2024. 

Hal itu karena perolehan suara NasDem pada Pileg 2019 hanya 9,05, sehingga tidak bisa sendiri mengusung capres langsung, alias harus berkoalisi dengan partai lain.

"Untuk berkoalisi, Nasdem juga akan menghadapi kendala, karena sudah menetapkan ketua umum partai politik tidak boleh ikut konvensi."

Baca juga: Sempat 70 Persen, Kepatuhan Warga Jakarta Pakai Masker Kini Merosot Hingga 20 Persen

"Padahal, beberapa ketua umum partai politik seperti Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), juga disinyalir akan dicalonkan oleh partainya pada Pilpres 2024."

"Partai politik tersebut dengan sendirinya akan sulit berkoalisi dengan Nasdem," imbuhnya.

Jamil menambahkan, jika hasil konvensi NasDem pada akhirnya tidak dapat diusung pada Pilpres 2024, maka hal itu justru akan menjadi bumerang bagi partai besutan Surya Paloh itu.

Baca juga: Ini Tiga Skenario Kejaksaan Agung Pulangkan Buronan Kakap Adelin Lis dari Singapura

"Para calon yang ikut konvensi dan masyarakat luas akan menilai Nasdem sebagai partai abal-abal yang penuh spekulasi."

"Hal ini dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Nasdem, yang tentunya berimplikasi pada Pileg dan Pilpres 2024."

"Jadi, partai yang tidak memenuhi ambang batas presiden melaksanakan konvensi calon presiden tentu penuh risiko. Semoga Nasdem menyadari hal itu," paparnya.

Jokowi Sebut Partai Besar yang Disegani

Partai NasDem akan menggelar konvensi untuk mencari sosok calon presiden 2024.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved