Breaking News:

Virus Corona Bekasi

Stok Plasma Konvalesen, PMI Kabupaten Bekasi Diminta Gandeng Perusahaan dan Tokoh Masyarakat

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Mohamad Nuh menilai, persoalan stok darah plasma konvalesen karena kurangnya sosialisasi dari PMI kepada masyarakat.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Muhammad Azzam
Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi Ade Puspita Sari menjelaskan, pihaknya telah mendatangkan alat itu untuk proses donor plasma konvalesen. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI --- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi kehabisan stok darah plasma konvalesen.

Hal itu dikarenakan meningkatkan permintaan tak diimbangi dengan jumlah pendonor.

Plasma konvalesen terbukti efektif sebagai salah satu upaya penyembuhan pasien terkonfirmasi Covid-19.

Video: Vaksinasi Massal Sektor Jasa Keuangan, 100.000 Vaksin Disiapkan

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Mohamad Nuh menilai, persoalan ini karena kurangnya sosialisasi dari PMI kepada masyarakat.

Oleh karena itu, Nuh menyarankan agar PMI lebih meningkatkan lagi sosialisasi kepada masyarakat mengenai donor darah plasma konvalesen.

“Sosialisasi dari PMI harus tingkatkan,” kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, pada Kamis (17/6/2021).

Baca juga: Stok Terbatas, PMI Kota Depok Berharap Penyintas Covid-19 Dapat Donorkan Plasma Konvalesen

Baca juga: Bima Arya Ajak Warga Bogor Donor Plasma Konvalesen, Ini Peringatan yang Terjangkit Penyakit Kelamin

Selain itu, tambah Nuh, PMI harus menggandeng perusahaan serta melibatkan tokoh-tokoh masyarakat seperti, guru pesantren terkait donor plasma konvalesen.

Pasalnya, minimnya stok dikarenakan ketidaktahuan masyarakat khususnya penyintas Covid-19 dalam melakukan donor plasma konvalasen.

"Tentu kan banyak para penyintas Covid-19 di perusahaan-perusahaan itu, harus jalin komunikasi ke sana," terang dia.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved