Breaking News:

Kriminalitas Jakarta

Satu dari 24 Pelaku Pungli Berkedok Jasa Pengamanan di Tanjung Priok Positif Covid-19

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memastikan bahwa jajarannya tidak akan berhenti menindak pelaku pungli di Pelabuhan Tanjung Priok

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Feryanto Hadi
Warta kota
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam konpers ungkap kasus premanisme di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, SEMANGGI-- Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan satu orang dari 24 pelaku pungli berkedok jasa pengamanan terhadap pengusaha truk dan kontainer di sekitar Tanjung Priok, yang dibekuk pihaknya, dipastikan positif terpapar Covid-19.

"Sehingga satu orang pelaku yang positif Covid-19 itu, tidak kami hadirkan dalam konpers ini," kata Yusri di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/6/2021).

Ia mengatakan saat membekuk ke 24 pelaku yang berasal dari 4 kelompok jasa pengamanan, pihaknya melakukan tes swab antigen kepada mereka, sebelum mereka ditahan dan diperiksa penyidik.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya Pastikan Tak Berhenti Tindak Pelaku Sampai Pelabuhan Tanjung Priok Bebas Pungli

Baca juga: Jasa Pengamanan yang Lakukan Pungli di Pelabuhan Tanjung Priok Rupanya Resmi Berbadan Hukum

"Dan hasilnya satu orang positif Covid-19. Sehingga yang bersangkutan diisolasi di tempat tertentu dan tak bisa kami hadirkan di sini," kata Yusri.

Sebelumnya Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran memastikan bahwa jajarannya tidak akan berhenti menindak pelaku pungli di Pelabuhan Tanjung Priok, dengan modus apapun, sampai wilayah pelabuhan itu bebas atau bersih dari pungli.

"Kami tidak akan berhenti sampai benar-benar seluruh pelaku kriminal, mulai dari yang terorganisir maupun perorangan, atau dengan baju jasa pengamanan bisa kami tindak, sampai wilayah Pelabuhan Tanjung Priok clear dari pungli," kata Fadil saat konpers pengungkapan 24 pelaku pungli dari 4 perusahaan jasa pengamanan, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (17/6/2021).

"Tidak boleh 1 rupiah pun uang yang keluar kepada preman atau kepada kelompok-kelompok organisasi preman," tambahnya.

Baca juga: Cerita Pengusaha Truk, Pungli di Tanjung Priok Ulah Preman, Malak Uang hingga handphone Sopir

Fadil juga memastikan mendalami pihak-pihak yang membacking pelaku pungli di sana. "Termasuk mendalami pihak-pihak yang melakukan suport atau dukungan," katanya.

Langkah selanjutnya setelah melakukan penindakan kata Fadil adalah membangun komunikasi dan membangun sinegi.

"Membangun komunikasi dan sinergi dengan seluruh elemen dan stakeholder yang memiliki kepentingan rantai ekspor impor di wilayah Tanjung Priok. Mulai dari pabrik sampai Priok. Kami ingin agar sistem transportasi seperti gate sistem, sistem antrean bisa diperbaiki agar fakator atau situasi yang dapat terjadinya kejahatan dapat diminimalisir," papar Fadil.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved