Breaking News:

Mengaku dari Satgas Covid-19 BNPB, Pria Ini Ternyata Sudah Tak Aktif saat Sidak Restoran di Bekasi

Sambil mengenakan jas BNPB, mereka berdua melakukan sidak tanpa bisa menunjukkan surat tugas.

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Mohamad Yusuf
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Sidak yang dilakukan A dan pegiat sosial Adam Deni di Omma Restoran, Sabtu (5/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI SELATAN - Pemkot Bekasi telah menelusuri status pria berinisial A yang mengaku berasal dari Satgas Covid-19 BNPB saat membubarkan kerumunan di Omma Restoran, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan pada Sabtu (5/6/2021) dini hari lalu.

Kepala Bagian Humas, Sayekti Rubiah menemui langsung Kepala Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid BNPB, Hery di Gedung Plasa Is, Kantor Pusat  Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Jakarta, Selasa (15/6/2021) kemarin.

Ada pun kedatangan Sayekti guna menanyakan tentang surat yang telah dikirim oleh Pemerintah Kota Bekasi yang ditandatangi oleh Sekretaris Komite Penanggulangan Covid-19 Kota Bekasi.

Baca juga: DUH! Selain Sembako Kena Pajak, Dalam Draf RUU KUP, Sekolah Pun Bakal Dikenakan PPN

Baca juga: Penasaran dengan Suara Berdenyit di Kamar, Suami di NTT Pergoki Istri Telanjang dengan Pria Lain

Baca juga: Ternyata di Arab Saudi, Habib Rizieq Bertemu Tito Karnavian, Budi Gunawan dan Dihubungi Wiranto

Tentang klarifikasi permohonan informasi dengan nomor : 443.1/679/set.Covid-19 tertanggal 7 Juni 2020 terkait Operasi Penegakan Protokol Kesehatan yang dilakukan A bersama pegiat media sosial Adam Deni.

Sambil mengenakan jas BNPB, mereka berdua melakukan sidak tanpa bisa menunjukkan surat tugas.

Hery pun menjelaskan bahwa oknum tersebut sebenarnya pernah menjadi relawan Satgas Covid-19, namun tidak dilanjutkan.

Selain itu, Hery juga menegaskan bahwa Satgas Covid-19 tak berwenang melakukan penindakan berupa pembubaran di suatu daerah.

"Satgas Covid-19 BNPB tidak memiliki kewenangan dalam mengatur atau memerintahkan Satgas Covid Daerah, hanya dapat melakukan koordinasi dan merekomendasikan dengan satgas covid Daerah tersebut," kata Hery melalui rilis yang ditulis Pemkot Bekasi, Kamis (17/6/2021)

Baca juga: Berikut Daftar Biaya Kuliah S1 Jalur Mandiri UI, UIN Jakarta, UNJ dan IPB

Baca juga: Biadab! Nenek Usia 71 Tahun Sedang Sakit Stroke Dirudapaksa Pria di Sultra

Baca juga: CATAT! Ini Keuntungan dan Sanksi Militer Jika Pasukan Komcad Melanggar Aturan 

Hery pun tidak membenarkan apa yang dilakukan oleh oknum tersebut. Atas perbuatan A, Satgas Covid-19 bakal mengadakan rapat guna membahas permasalahan tersebut.

"Saya tahu orangnya, tapi jangan sampai mencoreng nama dari Satgas penanganan Covid-19 BNPB," tegasnya.

Dihubungi terpisah, A enggan menanggapi hasil penulusuran Pemkot Bekasi tersebut.

"No comment," kata A melalui pesan singkat. (abs)

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved