Breaking News:

Berita Tangsel

Kejari Kota Tangsel Periksa Ketua Cabor Tenis terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Kota Tangsel, Gacho Sunarso ikut dipanggil pihak penyidik untuk dimintai sejumlah kesaksiannya.

Penulis: Rizki Amana | Editor: Feryanto Hadi
Istimewa
Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Kota Tangsel, Gacho Sunarso usai memenuhi panggilan sebagai saksi tindak pidana korupsi dana hibah KONI Kota Tangsel di Kejari Kota Tangsel 

WARTAKOTALIVE.COM, SETU - Pendalaman kasus tindak pidana korupsi dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus begulir dengan pemeriksaan sejumlah saksi-saksi yang terkait. 

Kali ini, Ketua Cabang Olahraga (Cabor) Tenis Kota Tangsel, Gacho Sunarso ikut dipanggil pihak penyidik untuk dimintai sejumlah kesaksiannya.

Pemanggilan tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tangsel kawasan Serpong. 

"Iya (dipanggil jadi saksi-red)," kata Gacho yang juga menjabat sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Kota Tangsel itu di Halaman Gedung Kejari Kota Tangsel, Serpong, Kamis (17/6/2021).

Baca juga: NOC Indonesia Yakin Cabor Panahan Bakal Loloskan Nomor Beregu ke Olimpiade Tokyo

Tak banyak menjawab pertanyaan dari awak media, Gacho mengaku tak mengetahui adanya sunatan dana pada cabor yang dipimpinnya tersebut. 

Pasalnya, ia mengaku tak mengathui tindak pidana korupsi tersebut dikarenakan sedang mengukuti perhelatan Pilkada 2019 Kota Tangsel. 

"Saya kan Ketua Cabor Tenis. Kan ke bendahara tenis (laporan keuangan-red). Enggak tahu dah Rp 15 (juta) atau Rp 20 (juta) gitu (anggaran yang dimiliki Cabor Tenis-red)," jelasnya. 

Sementara itu, dirinya mengaku mengenal sosok tersangka Rita Juwita selaku Ketua Umum KONI Kota Tangsel yang juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi tersebut. 

Baca juga: Ketum KONI Kota Tangsel Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah dan Ditahan Kejari Kota Tangsel

Menurutnya sosok Rita dikenal ia saat masih menjabat sebagai Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Tangsel. 

"Ya, kenal sama Bu Rita waktu dia masih Kepala SMP, SMP 4," pungkasnya. 

Diketahui, Kejari Kota Tangsel telah menetapkan dua tersangka kasus tindak pidana korupsi dana hibah KONI Kota Tangsel. 

Kedua tersangka itu yakni Ketum KONI Kota Tangsel, Rita Juwita dan Bendahara Umum KONI Kota Tangsel, Suharyo. 

Baca juga: Satu dari 24 Pelaku Pungli Berkedok Jasa Pengamanan di Tanjung Priok Positif Covid-19

Adapun Kejari Kota Tangsel mengungkap  mengungkap kerugian negara mencapai Rp 1.122.537.028 akibat tindak pidana korupsi dana hibah KONI Kota Tangsel. (m23) 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved