Breaking News:

Berita Depok

Tunaikan Janji Kampanye, Idris-Imam Luncurkan Kartu Insentif Bagi 1.000 Pembimbing Rohani di Depok

"Belum (mencakup semua pimroh) karena memang adanya keterbatasan anggaran dari APBD sehingga baru 1.000 Pimroh yang kita berikan saat ini," tuturnya.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono memberikan kartu insentif berupa ATM kepada salah seorang pembimbing rohani saat meluncurkan kartu pembimbing rohani di Ruang Teratai, Balai Kota Depok, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (16/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok meluncurkan kartu bagi para pembimbing rohani (Pimroh) berupa ATM yang nantinya digunakan untuk pemberian insentif setiap bulannya.

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono mengatakan insentif tersebut diberikan kepada 1.000 pembimbing rohani yang ada di Kota Depok.

Tak hanya Pimroh Islam, insentif tersebut juga menyasar kepada seluruh agama yang sah atau diakui pemerintah.

Mantan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat ini mengatakan, kartu Pimroh merupakan satu dari 10 janji kampanye yang disuarakan pasangan Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono saat bertarung pada Pilkada Depok 2020 lalu.

"Hari ini kami Idris-Imam menunaikan satu janji kampanye yakni meluncurkan kartu insentif bagi pembimbing rohani dari agama manapun, Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Budha, dan Konghuchu," papar Imam kepada Wartakotalive.com seusai meluncurkan kartu Pimroh di Ruang Teratai, Balai Kota Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (16/6/2021).

Dari 1.000 itu terbagi menjadi 915 orang Pimroh yakni dari Islam, 65 Protestan, 16 Katolik, 2 Hindu, dan 2 Konghuchu.

Sementara untuk Budha masih dalam tahap proses pendataan.

Jumlah penerima itu dikatakan lulusan Teknik Petrokimia Universitas Indonesia (UI) belum mencakup seluruh Pimroh yang ada di Kota Depok.

Namun saat ini, Pemkot Depok baru mampu mengakomodir dana insentif kepada 1.000 pimroh lantaran adanya keterbatasan anggaran.

"Belum (mencakup semua pimroh) karena memang adanya keterbatasan anggaran dari APBD sehingga baru 1.000 Pimroh yang kita berikan saat ini," tuturnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PKS Kota Depok ini berharap dengan adanya dana insentif bisa menambah kesejahteraan pada pembimbing rohani.

Selain itu juga bisa berdampak pada kuatnya mental secara spiritual kepada para umat beragama dan membuat Kota Depok semakin religius.

"Diharapkan pemahaman dan ketaatan pada masing-masing agama, mengurangi kejahatan-kejahatan di Kota Depok, dan melakukan kebaikan-kebaikan sesuai dengan yang diajarkan oleh agama masing-masing," harapnya.

Dana insentif ini sedianya diberikan kepada para Pimroh sebesar Rp 400.000 per orang per bulan yang akan dibayarkan setiap tiga bulan sekali selama setahun, artinya setiap Pimroh akan langsung menerima dana insentif sebesar Rp 1,2 juta dari Pemkot Depok.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved