Breaking News:

Lonjakan Covid19

Sesuai Arahan Jokowi, Pemprov DKI Belum Berani Tarik Rem Darurat meski Kasus Covid-19 Melonjak

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan pihaknya mengikuti arahan Presiden Joko Widodo dalam mengatasi lonjakan kasus Covid-19.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
Sekretariat Presiden
Pemprov DKI Jakarta mengikuti arah Presiden Joko Widodo untuk tak buru-buru menarik rem darurat, meski kasus Covid-19 melonjak. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan pihaknya mengikuti arahan Presiden Joko Widodo dalam mengatasi lonjakan kasus Covid-19.

Padahal, kebijakan untuk menarik rem darurat (emergency brake policy) dianggap efektif meredam penyebaran Covid-19.

Karena melalui kebijakan rem darurat, kegiatan masyarakat akan dibatasi secara ekstrem, dimulai dari transportasi, tempat usaha, pendidikan, sosial-budaya, hiburan dan sebagainya.

Namun, dampaknya luar biasa pada sektor ekonomi, yang saat ini sedang bersemi.

Akhirnya, Pemprov DKI Jakarta tetap menjalankan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro.

Baca juga: Gawat, Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat Padahal Sudah Ditambah

Kebijakan ini berlaku selama dua pekan dari Selasa (15/6/2021) sampai Senin (28/6/2021) mendatang.

“Kami sudah keluarkan PPKM dua pekan ke depan, jadi masih tetap seperti yang kemarin,” ujar pria yang akrab disapa Ariza ini.

“Kemarin (Selasa, 15/6/2021) kami dipanggil pak Presiden untuk mengikuti arahan beliau, pertama optimalisasi implementasi di lapangan,” lanjut Ariza.

Kemudian, kata dia, Jokowi juga meminta jajaran Forkopimda DKI untuk menghadirkan aparat sebanyak mungkin di tengah masyarakat sambil melakukan razia dan pengawasan.

Terutama di tempat-tempat yang berpotensi terjadi kerumunan, interaksi dan mobilitas yang tinggi.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved