Breaking News:

Respons Wagub DKI soal Kapolri Setuju Pembongkaran Jalur Sepeda Permanen di Jalan Sudirman-Thamrin

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal pembongkaran jalur sepeda permanen.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Max Agung Pribadi
Wartakotalive.com/Henry Lopulalan
Pembatas jalur sepeda permanen sudah dipasang di Jalan Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (24/2/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menanggapi pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal pembongkaran jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin.

Politikus Partai Gerindra ini menyebut, penggunaan jalur sepeda di ruas jalan protokol itu masih dalam proses uji coba.

“Terkait jalur sepeda semuanya masih dalam proses uji coba dan pengkajian. Pak Gubernur belum mengeluarkan keputusan,” kata Ariza di DPRD DKI Jakarta apada Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Anies Sebut Keberadaan Jalur Sepeda Ingatkan Warga tentang Jalan Raya Milik Semua

Ariza mengatakan, keputusan yang dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentunya berdasarkan masukan dan kritikan dari berbagai pihak. Kata dia, kebijakan yang dikeluarkan Anies selama ini demi kepentingan masyarakat.

“Keputusan yang diambil akan mendengarkan masukan dari semua pihak, termasuk masukan dari pak Kapolri. Jadi sekali lagi semuanya masih dalam proses pembahasan diskusi evaluasi uji coba,” ujarnya.

“Prinsipnya Pemprov DKI akan memberikan pelayanan terbaik bagi semua pihak, bagi road bike, non road bike, pejalan kaki, pengguna sepeda motor, pengguna kendaraan pribadi, apalagi angkutan umum,” tambahnya.

Baca juga: Jalur Sepeda Baru di DKI Jakarta Bakal Terintegrasi dengan Jaringan Sebelumnya

Seperti diketahui, Kapolri Jenderal (Polisi) Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya setuju apabila jalur sepeda permanen yang ada di Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Thamrin, Jakarta, dibongkar.

Namun, Listyo mengatakan, Polri akan mencari formula terbaik untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang timbul setelah adanya jalur sepeda tersebut.

“Prinsipnya, terkait dengan jalur sepeda, kami akan terus mencari formula yang pas, kami setuju untuk masalah (jalur) yang permanen itu nanti dibongkar saja," kata Listyo dalam rapat dengan Komisi III DPR, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Jalur Sepeda di Jalan Tomang Raya Hingga Jalan Kyai Tapa Masih Wacana

Listyo menuturkan, untuk mencari solusi tersebut, Polri akan melakukan studi banding ke beberapa negara terdekat.

Ia menyebut ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan antara lain pengaturan rute sepeda baik sepeda yang digunakan untuk bekerja atau berolahraga.

Kemudian, jam pemberlakuan jalur sepeda, pengaturan luas wilayah jalur sepeda, serta daerah-daerah mana saja yang menerapkan jalur sepeda. “Ini akan kami koordinasikan dengan Kementerian Perhubungan, dengan Pemerintah Daerah DKI. Para kapolda di seluruh wilayah juga melakukan yang sama," kata Listyo yang dikutip dari Kompas.com. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved