Breaking News:

Virus Corona

Efektifitas Vaksinasi Covid-19 Terhadap Virus Delta dari India, Begini Penjelasan Ketua Satgas

Dengan adanya virus Covid-19 Delta masuk ke Indonesia warga diminta tidak panik, tetap jaga prokes, vaksinasi yang efektif

Editor: Dian Anditya Mutiara
bbc.co.uk/kompas.com
Ilustrasi -- Adanya Virus Corona delta asal India yang masuk ke Indonesia, pemerintah menjamin vaksin yang sudah disuntikan memiliki tingkal efektivitas 50 persen. 

Namun dia meyakini, suatu saat nanti, dengan jumlah yang lebih banyak kita akan mengetahui atau bisa menelusuri dari mana virus itu berasal, mulai dari masuk sampai ke dalam suatu tempat tertentu. 

"Pada saat ini kita belum bisa menjelaskan tentang itu karena prosesnya masih panjang," tuturnya.

Wiku juga menjelaskan, lonjakan kasus di berbagai daerah, membutuhkan penanganan yang tepat sasaran sehingga dapat dengan cepat dikendalikan. 

Baca juga: PERHATIAN! Varian Delta Covid-19 Sudah Masuk di Jakarta dan Kudus, Dapat Memperburuk Kekebalan Tubuh

Dia bilang, sesuai dengan arahan Presiden, terdapat beberapa strategi yang dilakukan Satgas Covid-19 untuk menahan lonjakan kasus. 

Pertama, dengan melakukan pendekatan secara pentahelics, dengan menekankan prinsip 3K, yaitu Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi antara pemerintah dnegan Satgas di daerah, serta pemangku kepentingan lain. 

"Karena itu, penegakan protokol kesehatan, pembatasan mobilitas, dan pembatasan kegiatan akan terus ditingkatkan lewat operasi yustisi di berbagai daerah berzona merah," jelasnya seperti yang dilansir dari You Tube Sekretariat Presiden, Selasa (15/6/2021). 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan perkembangan kasus dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2021).
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan perkembangan kasus dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2021). (Biro Pers Setpres/Kris)

Kedua, Pemerintah juga akan meningkatkan jumlah testing dan tracing untuk menjaring masyarakat yang positif Covid-19

Ketiga, PPKM mikro juga akan terus diperketat, dengan mengoptimalkan peran posko di tingkat desa, atau kelurahan. 

Keempat, menyusun strategi pengendalian kasus. Kelima, memastikan ketersediaan fasilitas dan manajemen kasus dengan memanfaatkan fasilitas karantina terpusat.

"Satgas juga telah mengambil langkah lain sebagai bentuk antisipasi lonjakan kasus, yaitu turun ke lapangan menyalurkan bantuan dan melakukan perbaikan manajemen, perbaikan kasus bersama dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah setempat, ke beberapa daerah yang mengalami lonjakan kasus di antaranya adalah Jakarta, Kudus, Bangkalan, dan daerah lain di sekitarnya.  

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved