Breaking News:

Seleksi Calon Sekda

Delapan Calon Sekda Kota Depok Ditantang Buat Makalah Hadapi Persoalan Bila Menjabat Nanti

"Untuk tema makalah yang mereka kerjakan adalah peran strategis Sekda sebagai Fasilitator dan Katalisator antara Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Tribun Batam
Ilustrasi seleksi calon sekda 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Depok kembali memasuki tahapan selanjutnya.

Kali ini, para calon Sekda memasuki tahapan tes penulisan makalah.

Seperti diketahui, dalam mengisi jabayan pimpinan tinggi pratama Sekda Kota Depok, terdapat delapan calon yang lolos dari tahapan-tahapan sebelumnya seperti seleksi administrasi dan tes kesehatan.

Sekretaris Panitia Seleksi Sekda Kota Depok tahun 2021, Warli mengatakan, terdapat tema khusus yang harus diangkat dalam pembuatan makalah.

"Untuk tema makalah yang mereka kerjakan adalah peran strategis Sekda sebagai Fasilitator dan Katalisator antara Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif di Era Ekonomi Digital," papar Warli saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (16/6/2021). 

Untuk poin penilaian pembuatan makalah tersebut, kata Warli ialah pada penguasaan tugas kesekdaan, serta tindakan yang dilakukan saat menghadapi permasalahan dalam melaksanakan tugas sebagai Sekda Kota Depok.

"Tentu dalam posisinya sebagai fasilitator dan katalisator, seperti kepada Dewan dan Aparat Penegak Hukum (APH) serta masyarakat," tuturnya.

Lebih lanjut, Warli mengatakan, setelah tahap penulisan makalah, kandidat yang lolos akan melanjutkan ke tahap berikutnya yaitu presentasi dan wawancara. 

Setelah itu, dilakukan penyerahan nama calon Sekda kepada Wali Kota Depok, Mohammad Idris.

"Untuk tahap presentasi dan wawancara, Insyaallah akan kita adakan Senin depan tanggal 21 Juni," akunya.

Untuk diketahui, delapan calon Sekda yang mengikuti tahap penulisan makalah yaitu Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disrumkim) Dudi Mi'raz, Sekretaris DPRD Depok Kania Parwanti, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Manto, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Nina Suzana.

Kemudian, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sidik Mulyono, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus) Siti Chaerijah Aurijah, Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Supian Suri, dan yang terakhir Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Wijayanto. 

Baca juga: Dishub DKI Gandeng Elemen Masyarakat Bahas Penerapan Sanksi Tarif Parkir Uji Emisi di Tiga Lokasi

Baca juga: Gawat, Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Jakarta Kembali Meningkat Padahal Sudah Ditambah

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved