Breaking News:

Berita Video

VIDEO BBWSCC Sebut Longsor Susulan Masih Menghantui Turap Anak Kali Pesanggrahan di Ciputat

Bambang menuturkan kajian sementara itu juga menganalisa pergesaran bidang tanah lainnya yang berada di sekitar area longsor turap tersebut. 

Penulis: Rizki Amana | Editor: Ahmad Sabran

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT - Sejumlah petugas Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) melakukan kajian longsoran turap anak Kali Pesanggrahan yang menjadi pembatas Perumahan Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kepala BBWSCC, Bambang Heri Mulyono mengungkapan hasil kajian dari pihaknya terkait turap beton yang longsor itu. 

Menurutnya anlisa sementara menghasilkan pergeseran tanah hingga menyebabkan dinding beton turap longsor. 

"Yang pasti kan itu kelihatan dia bergerak, artinya dinding ini sudah bergerak," katanya saat ditemui di Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Ciputat, Kota Tangsel, Senin (14/6/2021).

Bambang menuturkan kajian sementara itu juga menganalisa pergesaran bidang tanah lainnya yang berada di sekitar area longsor turap tersebut. 

Kata ia, potensi kembalinya longsor itu masih menghantui warga yang bermukim di area sekitar turap anak Kali Pesanggrahan tersebut. 

"Kalau bergerak kita harus mengevaluasi, apakah pergerakan ini akan berlanjut atau tidak. Saya tidak bisa mengatakan itu rawan atau tidak sebelum evaluasi," kata Bambang. 

"Kalau saya melihat gejalanya saja. Gejalanya itu sudah ada pergerakan. Kalau sudah ada pergerakan berarti itu harus dievaluasi. Saya melihat ini ada tanda-tandanya, ada gejalanya, ada pergerakan," lanjutnya. 

Ia pun mengusulkan agar turap anak Kali Pesanggrahan yang menjadi pembatas Perumahan Griya Satwika Telkom perlu adanya penguatan bangunannya.

"Harus diperkuat, karena kalau bergerak ada potensi dia untuk ķembali longsor," pungkasnya. (m23) 

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved