Breaking News:

Kasus Korupsi

Tak Sanggup Diperiksa Hingga Pukul 1 Dini Hari, Pemeriksaan Kadis Damkar Depok Berakhir Pukul 4 Sore

Herlangga mengatakan hingga selesai pemeriksaan tadi, status Gandara sendiri belum bisa ditentukan apakah menjadi tersangka atau tidak.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Radem Gandara Budiana saat tiba di Kejaksaan Negeri Depok guna memenuhi panggilan terkait dugaan korupsi di DPKP Kota Depok, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (15/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK --- Setelah tujuh jam lamanya menjalani pemeriksaan, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Raden Gandara Budiana selesai memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Depok.

Pemeriksaan kali ini masih seputar kasus dugaan korupsi di tubuh DPKP Kota Depok terkait pengadaan sepatu PDL dari tahun 2017-2019, dana Covid-19, dan pemotongan gaji tenaga honorer untuk iuran BPJS.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Depok Herlangga Wisnu Murdianto mengatakan, lama atau tidaknya pemeriksaan bergantung dari informasi yang dibutuhkan oleh Jaksa Penyelidik Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) yang memeriksa Gandara.

Terlebih pertanyaan yang diajukan seputar materi pelaporan adanya dugaan korupsi tersebut yang tidak hanya membahas mengenai satu kasus tetapi juga beberapa lainnya.

"Sudah selesai di periksa tadi jam 4 sore. Untuk hari ini pemeriksaan cukup, tapi tentu kami mengembalikan semua itu ke terperiksa karena kan memang banyak materi (kasus) yang disampaikan, kalau dia sanggup sampai jam 1 (dini hari) kita akan lanjut tapi saat ini cukup sampai jam 4 sore," papar Herlangga kepada wartawan di Kejari Depok, Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat, Selasa (15/6/2021).

Mengenai detil pertanyaan apa yang diajukan, Herlangga menegaskan hal itu masuk dalam materi dan tidak bisa dipublikasikan.

Namun demikian, Herlangga mengatakan hingga selesai pemeriksaan tadi, status Gandara sendiri belum bisa ditentukan apakah menjadi tersangka atau tidak.

"Ingat, ini masih dalam penyelidikan jadi statusnya masih sebagai saksi sama seperti terperiksa lainnya," katanya.

Selain Gandara, hari ini Kejari juga memeriksa enam orang lainnya terkait kasus yang sama.

Mereka adalah RGB (Kadis Damkar), ASA (PPK 2017-2018), I (Penyedia), WN (Kabid PO), TH (PPTK 2019), MAA (Staf Damkar), IS (Penyedia). Hingga kini, total orang yang diperiksa Kejari Depok sebanyak 64 orang.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved