Breaking News:

Kasus Covid19

Kasus Virus Covid-19 Naik Lebih dari 100 persen, Rumah Sakit di Kabupaten Tangerang Nyaris Penuh

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, minta masyarakat waspada. Saat ini rumah sakit nyaris penuh akibat pasien Covid-19.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Chine Nouvelle/sipa/rex/dailaymail
Ilustrasi pasien Covid-19 yang menumpuk. Penyebaran Covid-19 di Tangerang kian mengganas, imbasnya sejumlah rumah sakit di wilayah berjuluk seribu industri ini penuh dari pasien. 

Dalam kesempatan itu, Prasetyo juga meminta kepada semua pihak untuk menaati aturan dan lebih sadar dalam  mematuhi protokol kesehatan 5M, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi juga interaksi.

“Ini penting untuk kesehatan bersama, demi menjaga kita dan keluarga kita bersama,” jelasnya.

Baca juga: Hari Ini Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi Bertambah 276 Kasus, Total 1.173 Kasus

Dihimpun dar situs corona.jakarta.go.id, Pemprov DKI Jakarta telah menerapkan wilayah pengendalian ketat (WPK) di tingkat RT dan RW. Tercatat ada 3.486 RT dari 82 RW zona rawan yang tersebar di lima kota dan satu kabupaten di Jakarta.

Rinciannya, ada 460 RT zona rawan di Jakarta Pusat, 828 RT zona rawan di Jakarta Timur, 975 RT zona rawan di Jakarta Barat, 672 RT zona rawan di Jakarta Selatan, 547 RT zona rawan di Jakarta Utara dan empat RT zona rawan di Kepulauan Seribu.

Adapun zona rawan merupakan wilayah yang memiliki risiko tinggi penularan Covid-19.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, mengancam bakal menarik rem darurat bila Jakarta masuk fase genting pandemi Covid-19.

Langkah ini diambil demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang dilakuan secara ekstrem, dengan membatasi kegiatan masyarakat di luar rumah.

Berdasarkan pengalaman pada tahun lalu, jika Jakarta masuk fase genting, Pemprov DKI harus menarik rem darurat yang akan berdampak pada perekonomian.

“Ibu Kota kini dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra. Bila kondisi sekarang tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika fase itu terjadi, maka kita harus ambil langkah drastis seperti yang pernah dialami bulan September dan Februari tahun lalu,” tegas Anies.

Baca juga: Ketua DPRD DKI Khawatir, Desak Anies Terapkan Karantina Mikro pada Zona Merah Covid-19

“Kita inginkan peristiwa itu tak berulang. Untuk itu, maka dua unsur harus kerja bersama. Unsur rakyat warga dengan pemerintah dan penegak hukum, harus kolaborasi, masyarakat menjalankan 3M dan kita (di Pemerintahan) semua laksanakan 3T,” tambah mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved