Breaking News:

Kasus Covid19

Kasus Virus Covid-19 Naik Lebih dari 100 persen, Rumah Sakit di Kabupaten Tangerang Nyaris Penuh

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, minta masyarakat waspada. Saat ini rumah sakit nyaris penuh akibat pasien Covid-19.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Valentino Verry
Chine Nouvelle/sipa/rex/dailaymail
Ilustrasi pasien Covid-19 yang menumpuk. Penyebaran Covid-19 di Tangerang kian mengganas, imbasnya sejumlah rumah sakit di wilayah berjuluk seribu industri ini penuh dari pasien. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Penyebaran Covid-19 di Tangerang kian mengganas. Imbasnya sejumlah rumah sakit di wilayah berjuluk seribu industri ini penuh dari pasien. 

Lonjakan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tangerang terus mengalami kenaikan setelah Lebaran. Bahkan kenaikannya di atas 100 persen. 

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi menjelaskan mengenai persoalan ini.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Tito Karnavian: Pakai Masker Jangan Kendor

Pria yang kini menduduki jabatan sebagai Kabid Pencegahan Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang ini berharap agar masyarakat mewaspadai lonjakan kenaikan angka Covid-19 ini.

Hendra pun merinci wilayah mana saja yang mengalami peningkatan kasus sangat drastis.

Diantaranya Kecamatan Kelapa Dua, Cisauk, Curug, Legok, Pasar Kemis, Balaraja, Rajeg dan Cikupa.

"Kami bersama tim Satgas Covid mengingatkan kembali agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan Covid-19," ujar Hendra, Selasa (15/6/2021).

Hendra mengungkapkan sejumlah rumah sakit di Kabupaten Tangerang sudah hampir penuh, bahkan ruang isolasi dan ICU pun sudah tidak memadai.

"Hotel Yasmin tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid juga sudah penuh. Kami menyarankan agar rumah sakit menambah bed (tempat tidur) untuk mengatasi lonjakan kenaikan Covid-19," kata Hendra.

Baca juga: Kapolsek Bojong Gede Kaget Lihat Antusiasme Warga terhadap Vaksinasi Covid-19

Kondisi serupa terjadi di DKI Jakarta. Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi pun meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menerapkan karantina (lockdown) mikro di tingkat RT dan RW pada zona merah.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved