Breaking News:

Mola TV

Hacker Remaja Asal Kalimantan Barat Harus Berurusan dengan Polisi karena Membobol Akses Mola TV

Hacker remaja asal Kalimantan Barat nekad meretas layanan ott di situs Mola TV. Akibat perbuatan itu, dirinya terpaksa dicokok polisi.

Editor: Valentino Verry
istimewa
Ilustrasi Mola TV. Seorang remaja asal Kalimantan Barat berhasil meretas siaran sepak bola di Mola TV, akibatnya dia pun ditangkap polisi. 

@brainfvcx: Mola lancar, maybe krn dah rutin langganan 2 thn

Baca juga: Piala Euro 2021 BABE Skor Ramaikan Ajang Tebak Skor Pertandingan, Begini Caranya

W Affan Febryasta: Yaela uda setengah jam kyk gini doang #mola Payah

@TepL0K: mola tv ancur. gayaan mau monopoli siaran bola

@medioclubID: Mola trending di Twitter Indonesia. Sorry to say, di sini, bad marketing ya beneran jadi bad marketing kalau ga ditangani. Wahai pemilik hak siar, ditunggu perbaikannya di babak kedua.

Pemegang Hak Siar

Mola telah mendapatkan hak siar OTT di Indonesia untuk menayangkan keseluruhan 51 pertandingan turnamen UEFA Euro 2020.

Mola yang mendapatkan hak lisensi dari IMG, juga mendapatkan hak penayangan langsung secara eksklusif dari 12 pertandingan di semua platformnya.

Awalnya UEFA Euro 2020 direncanakan akan diselenggarakan pada musim panas tahun lalu, namun harus mengalami penundaan akibat pandemi.

Turnamennya sendiri menampilkan 24 tim sepak bola papan atas Eropa terkualifikasi dan akan diselenggarakan dari 11 Juni hingga 11 Juli 2021(waktu setempat).

“Kami adalah satu-satunya platform OTT yang memiliki hak eksklusif untuk menayangkan seluruh pertandingan. Jika di stasiun TV free to air hanya bisa menyaksikan 39 pertandingan, maka para pecinta sepak bola dapat menyaksikan total seluruh 51 pertandingan di Mola,” kata Mirwan Suwarso, Perwakilan Mola.

Ultimatum Mola TV

Pengelola Mola TV mengultimatum siapa saja yang melanggar hak siar Euro 2020 akan ditindak sesuai aturan yang berlaku.

PT Global Media Visual-Mola akan menggunakan sepenuhnya hak sebagai satu-satunya pemegang hak siar, jika mendapati pelanggaran pada pergelaran Euro 2020 yang ditayangkan mulai 12 Juni hingga 12 Juli (waktu Indonesia) mendatang.

Ketegasan Mola TV selaku pemegang tunggal hak siar Euro 2020 membuat tak akan ada istilah "maaf, perkara selesai" jika terdapat pelanggaran hak siar.

Elsiana, selaku kuasa hukum Mola mengatakan, sesuai dengan UU Hak Cipta, denda dan sanksi berat siap menanti pelanggar-pelanggar hak siar nantinya.

Sesuai aturan, hukuman paling lama 10 tahun penjara atau denda Rp 4 miliar menanti para pelanggar.

Ariel dari pihak legal Mola TV menjelaskan pihaknya telah memiliki tim-tim untuk memantau, mengawasi pelanggar-pelanggar hak siar saat Euro 2020 berlangsung.

"Kami selaku pemegang lisensi resmi, sesuai dengan aturan di hukum, kami akan menggunakan hak kami. Kami akan tindak sepenuhnya pelanggaran baik website ilegal maupun di khalayak umum, dimana kegiatan nonton bareng tanpa izin di tempat umum," ujarnya kepada Warta Kota, Kamis (3/6/2021).

Ariel menjelaskan timnya bahkan telah memiliki rencana untuk menjemput langsung para pelanggar, tak hanya di Jakarta bahkan seluruh wilayah Indonesia.

Ariel menjelaskan, agar lebih nyaman menikmati pergelaran Euro 2020, Mola TV tetap membuka ruang untuk bekerja sama secara resmi. 

Mola TV sendiri telah bekerja sama dengan MIX, Mitra Media Integrasi, selaku patner resmi mola.

Mola pun menghimbau kepada seluruh pelaku usaha area publik, komersil maupun pihak lainnya yang hendak menyaksikan bersama penayangan UEFA EURO agar dapat melakukan registrasi dan kerjasama dengan Mola melalui patner resmi yang ditunjuk Mola, yakni PT Mitra Media Integrasi (MIX), yang dapat dihubungi melalui email, info@molalivearena.com.

"Tim kami bekerja optimal untuk mengawasi itu semua. Jadi untuk kenyamanan, mari bekerjasama dengan resmi, dan tidak melakukan pelanggaran. Karena kami akan mengupayakan hukum maksimal kepada pelanggar-pelanggar," sambungnya. (Fandi Permana)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved