Berita Tangsel

Pemkot Tangsel Bakal Segera Ambil Alih Perawatan Turap Kali Pesanggrahan Sebagai Aset Daerah

"Perumahan ini sudah dari tahun 2.000, kita mintakan ke Perkimta untuk diambil alih secara sepihak. Setelah kita bongkar ini harus diperbaiki lagi

Penulis: Rizki Amana | Editor: Dedy
Warta Kota
Kondisi Turap anak Kali Pesanggrahan pembatas Perumahan Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur pada Senin (14/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, CIPUTAT ---  Turap anak Kali Pesanggrahan yang ambrol hingga mengakibatkan Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, kebanjiran dan tiga rumah rusak tertimpa longsoran, merupakan milik aset pengembang.

Hal itu membuat pihak Pemerintah Kota Tangsel tidak dapat berbuat banyak untuk memperbaiki bangunan beton yang longsor akibat tak kuat menahan aliran air saat hujan deras melanda wilayah kerjanya. 

"Prasarana umum ini ternyata belum diberikan ke pemerintah kota. Perumahan ini sudah (berdiri-red) dari tahun 2000," kata Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie saat dikonfirmasi Senin (14/6/2021).

Ia mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan evakuasi terhadap material reruntuhan turap yang jatuh di badan anak kali hingga menutup perlintasan air. 

Setelah langkah tersebut, pihaknya bakal melakukan koordinasi dengan pengembang Perumahan Griya Satwika Telkom dan Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Ciputat, Kota Tangsel dalam perbaikan turap.

Kata Benyamin, tidak menutup kemungkinan pihaknya bakal mengambil perawatan turap secara sepihak tersebut. 

"Perumahan ini sudah dari tahun 2.000, kita mintakan ke Perkimta untuk diambil alih secara sepihak. Setelah kita bongkar ini harus diperbaiki lagi dan harus atas aset kita," katanya. 

Baca juga: Rumah Hancur Tak Bisa Dihuni Lagi Pemkot Tangsel Sediakan Rumah Kontrakan buat Korban Longsor Turap

Diwartakan sebelumnya, turap anak Kali Pesanggrahan yang menjadi pembatas kawasan Perumahan Griya Satwika Telkom, Pisangan, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Kota Tangsel) longsor pada Jumat, 11 Juni 2021.

Peristiwa itu terjadi ditengarai tak kuatnya bangunan beton tersebut saat hujan besar disertai petir menggelegar mengguyur kawasan wilayah Kota Tangsel sejak sore hari. 

Akibatnya bangunan yang rapuh tersebut tak kuat hingga roboh dan menutup perlintasan air anak Kali Pesanggrahan hingga mennyebabkan banjir lingkungan Perumahan Nerada Estate, Cipayung, Ciputat dan sekitarnya. 

Tak cukup menjadi penyebab banjir, beton berukuran besar serta material lain dari turap yang longsor turut pula menimpa sejumlah rumah warga RT 1/10 Perumahan Nerada Estate. 

Baca juga: Sempat Gusar Lihat Petir Sambar Toa Masjid, Begitu Pulang Sugandi Temukan Istri Anak Tertimpa Puing

Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved