Breaking News:

Pemkot Jakarta Pusat

Pemkot Jakarta Pusat Bangun Lokasi Sementara di Kemayoran untuk Membantu Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah Kota Jakarta Pusat membangun lokasi sementara (loksem) 69 di Jalan Gunung Sahari 7 A, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Penulis: Joko Supriyanto | Editor: Valentino Verry
Pemkot Jakarta Pusat Bangun Lokasi Sementara di Kemayoran untuk Membantu Pertumbuhan Ekonomi
Warta Kota/Joko Suprianto
Lokasi sementara (loksem) 69 di Jalan Gunung Sahari 7 A, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, akan menampung 21 pedagang.

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Pusat membangun lokasi sementara (loksem) 69 di Jalan Gunung Sahari 7 A, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat. Nantinya ada 21 pedagang yang akan menempati loksem itu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asekbang) Kota Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting mengatakan pembangunan ini bertujuan sebagai bentuk pertumbuhan ekonomi. Saat ini proses pembangunan pun juga sudah mulai rampung.

Baca juga: Layani Pelanggan Makan di Tempat saat PSBB, Loksem di Menteng Ditutup Sementara

"Jadi ini usulan tambahan Pedagang Loksem. Nantinya ada 21 pedagang yang akan menempati kios ini," kata Bakwan Ginting, Senin (14/6/2021).

Bakwan menjelaskan bahwa lokasi pembangunan lokasi sementara dapat didirikan di atas Fasilitas Umum (Fasum) Fasilitas Khusus (Fasus) seperti di atas jalan, saluran.

Namun, pembangunan ini dilakukan dengan melihat bagaimana daya dukung lingkungan di sekitar. 

"Ini bangunan sebenarnya sambungannya saja dari JP Ikan hias yang masuk kecamatan Sawah Besar. Di sini masuk Kemayoran dan masih terhubung juga serta jenis dagangannya juga sama," katanya.

Baca juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Petugas Awasi Protokol Kesehatan Lokbin dan Loksem di Jakarta Utara

Di tempat terpisah, Kepala Suku Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Pusat, Linda Sagala mengatakan pembangunan JP 69 dilakukan secara swadaya oleh para pelaku usaha. 

Loksem JP 69 ini  dibangun, berdasarkan usulan dari tingkat kelurahan, kecamatan kepada Wali Kota Jakarta Pusat.

Keberadaan Loksem di atas Fasum dan Fasos dapat pindah jika lokasi lahan akan dipergunakan oleh pemerintah.

"Kios ini juga tidak menjadi milik perorangan. JP 69 ada di Surat Keputusan Wali Kota Jakarta Pusat No. 136 tanggal 29 Maret 2021 tentang Loksem usaha mikro pedagang kaki lima," kata Linda.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved