UTBK SBMPTN

Pelanggaran Terbanyak Dilakukan Peserta SBMPTN 2021 Serahkan Foto Selfie dan Foto Pacaran

Sebanyak 313 peserta SBMPTN 2021 didiskualifikasi. Penyebab terbanyak kareka melanggar persyaratan.

Istimewa/Kompas.com
Ilustrasi -- banyak pelanggara dilakukan peserta SBMPTN 2021 diantaranya memakai foto selfi, foto pacaran 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak 313 peserta SBMPTN 2021 didiskualifikasi. Penyebab terbanyak kareka melanggar persyaratan.

Hal tersebu diungkapkan Ketua Tim Pelaksana LTMPT, Mohammad Nasih.

Sanksi diskualifikasi diberikan LTMPT kepada peserta SBMPTN 2021 karena melakukan ''kecurangan'' melanggar aturan yang sudah ditetapkan.

Menurut Prof Nasih, dari jumlah itu 191 peserta melakukan pelanggaran aturan pelaksanaan UTBK SBMPTN 2021.

Termasuk mencontek, ngomong dengan tetangga peserta sebelah. Termasuk bawa alat komunikasi dan lain-lain.

Baca juga: Nama-nama Peserta Lolos Seleksi SBMPTN 2021, Total 184.942 Orang, Ini Link Laman Mirror Hasil SBMPTN

''Sebagai bagain dari fair play kita semua, mereka yang tidak sesuai aturan harus didiskualifikasi,'' tegas Moh Nasih dalam konferensi pers daring, Senin 14 Juni 2021.

Daftar Laman Mirror Pengumuman Hasil SBMPTN 2021, Anda Bisa Cek Link di Bawah Ini

Sementara itu, 122 peserta lainnya didiskualifikasi karena menggunakan foto yang tidak sesuai ketentuan.

Menurut Prof Nasih, jumlah pelanggaran untuk penggunaan foto memang menurun drastis dibanding sebelumnya.

Namun hal ini harus menjadi perhatian peserta SBMPTN di tahun berikutnya.

''Khusus untuk jumlah foto yang tidak sesuai, jumlahnya turun drastik. Untuk tahun sebelumnya jumlahnya ribuan, tahun ini 122 yang fotonya masih macam-macam,'' katanya.

Baca juga: Hasil Seleksi SBMPTN 2021 Sebanyak 184.942 Lulus, 10 Peserta ini Mendapat Nilai Tertinggi

Beberapa diantara foto yang membuat peserta SBMPTN 2021 didiskualifikasi adalah foto selfie, fotonya difoto kembali, foto keluarga, ada yang foto lagi pacaran, Ada yang foto lagi makan bareng. Macam-macam,'' paparnya.

''Foto itu dimunculkan untuk ujian yang sangat strategis dan sangat serius,'' jelas Prof Nasih.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved