Breaking News:

Kasus Covid-19 Melonjak Tinggi hingga 17.400, Anies: Bila Makin tak Terkendali, Masuk Fase Genting

Bahkan dalam beberapa hari ini kasus aktif covid-19 di Jakarta Minggu lalu 6 Juni 2021 adalah 11.500, dan hari ini 13 Juni menjadi 17.400. 

Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Mohamad Yusuf
Instagram @aniesbaswedan
Pemprov DKI Jakarta pun bersama Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan unsur masyarakat, menggelar Apel Patroli Skala Besar Gabungan di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan bahwa terjadi lonjakan drastis pada kasus Covid-19 hingga mencapai 50 persen.

Bahkan dalam beberapa hari ini kasus aktif di Jakarta Minggu lalu 6 Juni 2021 adalah 11.500, dan hari ini 13 Juni menjadi 17.400. 

Anies pun menyebut bila makin tak terkendali akan masuk fase genting.

Baca juga: DUH! Selain Sembako Kena Pajak, Dalam Draf RUU KUP, Sekolah Pun Bakal Dikenakan PPN

Baca juga: Penasaran dengan Suara Berdenyit di Kamar, Suami di NTT Pergoki Istri Telanjang dengan Pria Lain

Baca juga: Ternyata di Arab Saudi, Habib Rizieq Bertemu Tito Karnavian, Budi Gunawan dan Dihubungi Wiranto

"Ini peringatan untuk semua," tegas Anies, dalam unggahan di akun Instagram-nya @aniesbaswedan pada Minggu (13/6/2021).

Pemprov DKI Jakarta pun bersama Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, dan unsur masyarakat, menggelar Apel Patroli Skala Besar Gabungan di Lapangan Blok S, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Apel gabungan ini bertujuan untuk meningkatkan kembali kesiagaan dan kewaspadaan seluruh pihak.

"Positivity rate di Jakarta meningkat, pada pekan lalu 9%, hari ini menjadi 17%, dengan 2.700 kasus baru per 13 Juni ini," kata Anies.

"Kemampuan testing di DKI Jakarta dalam sepekan ini sudah ditingkatkan dari 4x lipat standar WHO menjadi 8x lipat, itupun masih menunjukkan angka positivity rate tinggi," tambahnya.

Pekan lalu, lanjutya tingkat keterisian rumah sakit di Jakarta 45%, per 13 Juni ini sudah terisi 75%.

1 dari 4 pasien yang dirawat di Jakarta adalah warga luar DKI. Meskipun demikian kami tidak membeda-bedakan pelayanan baik untuk warga DKI maupun luar DKI.

"Ibu kota saat ini dalam kondisi yang memerlukan perhatian ekstra. Bila makin tak terkendali, kita akan masuk fase genting, dan jika sampai terjadi maka kita harus ambil langkah drastis seperti bulan September tahun lalu dan Februari lalu," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved