Breaking News:

Gandeng Seorang Pria Brondong, Emak-emak di Kampung Bahari Tanjung Priok Jadi Bandar Sabu

“Tidak secara langsung ke yang bersangkutan. Jadi penjual itu harus melalui lapak. Dari lapak itu dia ngambil barang ke kontrakan SW,

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Tersangka SW, emak-emak yang menjadi bandar sabu di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara ditangkap, Senin (14/6/2021). 

“Tidak secara langsung ke yang bersangkutan. Jadi penjual itu harus melalui lapak. Dari lapak itu dia ngambil barang ke kontrakan SW, tidak masuk langsung,” ungkapnya. 

Ahsanul menuturkan tersangka SW sudah beraksi sejak tujuh tahun silam.

Namun ketika itu SW sempat vakum dan baru belakangan beroperasi kembali hingga akhirnya ditangkap. 

“Memang tahun 2014 dia awalnya melakukan itu. Namun, dia baru bermain kembali tiga bulan yang lalu. SW itu merupakan target kami sudah lama,” ujar Ahsanul. 

Sementara itu tersangka SW yang memiliki lima orang anak, mengaku baru tiga bulan menjalani profesi sebagai bandar sabu.

Ia menjual sabu hanya di lingkungan Kampung Bahari.  

“Rp 100 ribu (keuntungannya). (Pasangan) tidak kerja pak,” ujarnya. 

Sementara sabu yang diperolehnya tersebut dijual secara eceran.

SW mengaku selalu mendapatkan baramg haram itu dari seseorang yang membawa kepadanya untuk dijual kembali. 

Keuntungan yang didapat dalam sebulan pun bisa mencapai Rp 3 juta.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved