Gandeng Seorang Pria Brondong, Emak-emak di Kampung Bahari Tanjung Priok Jadi Bandar Sabu

“Tidak secara langsung ke yang bersangkutan. Jadi penjual itu harus melalui lapak. Dari lapak itu dia ngambil barang ke kontrakan SW,

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Tersangka SW, emak-emak yang menjadi bandar sabu di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara ditangkap, Senin (14/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNGPRIOK --- Siapa pemasok narkotika jenis sabu-sabu yang digunakan oleh puluhan warga Kampung Bahari yang pesta narkoba di kawasan Puncak Bogor, terungkap sudah.

Polisi akhirnya menangkap seorang ibu-ibu atau emak-emak berinisial SW (54) yang memasok barang laknat di Kampung Bahari.

Seperti diketahui enam tersangka masing-masing SW, BP, RZ, SR, RS, AR ditangkap setelah terlibat peredaran sabu di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (11/6/2021). 

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan penangkapan itu berawal dari pengembangan pesta sabu berkedok family gathering di kawasan Puncak, Jawa Barat. 

“Jadi SW ini adalah bandar narkoba di wilayah Kampung Bahari,” ungkap Guruh, Senin (14/6/2021).

SW ditangkap oleh anggota Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Utara bersama pasangannya yang berusia jauh lebih muda, BP (31) di sebuah rumah kontrakan dengan sejumlah barang bukti. 

Selanjutnya aparat melakukan penggeledahan di sebuah lapak penjualan narkoba yang juga berada di Kampung Bahari di sepanjang rel kereta api.

“Diamankan empat orang berinisial RZ, SR, AR dan RS. Total ada 6 orang diamankan,” katanya. 

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Utara AKBP Ahsanul Muqaffi mengatakan tersangka SW adlah bandar.

Hanya saja aksinya itu tidak dilakukan secara tersng-tersngan. 

“Tidak secara langsung ke yang bersangkutan. Jadi penjual itu harus melalui lapak. Dari lapak itu dia ngambil barang ke kontrakan SW, tidak masuk langsung,” ungkapnya. 

Ahsanul menuturkan tersangka SW sudah beraksi sejak tujuh tahun silam.

Namun ketika itu SW sempat vakum dan baru belakangan beroperasi kembali hingga akhirnya ditangkap. 

“Memang tahun 2014 dia awalnya melakukan itu. Namun, dia baru bermain kembali tiga bulan yang lalu. SW itu merupakan target kami sudah lama,” ujar Ahsanul. 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
BERITATERKAIT
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved