Breaking News:

Kriminalitas

Diduga Terlibat Mafia Kasus, Jaksa Agung Diminta Pidanakan Sesjamdatun Chaerul Amir

Diduga Terlibat Mafia Kasus, Jaksa Agung Diminta Pidanakan Sesjamdatun Chaerul Amir. Berikut Alasannya

Penulis: Dwi Rizki | Editor: Dwi Rizki
Diduga Terlibat Mafia Kasus, Jaksa Agung Diminta Pidanakan Sesjamdatun Chaerul Amir
Istimewa
Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Sesjamdatun) Chaerul Amir bersama Natalia Rusli

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kabar pencopotan Sekretaris Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara (Sesjamdatun) Chaerul Amir yang diduga terlibat dalam mafia kasus disoroti banyak pihak.

Satu di antaranya Ketua LSM Konsumen Cerdas Hukum, Maria.

Dirinya meminta agar Jaksa Agung ST Burhanuddin dapat mengusut tuntas kasus dugaan gratifikasi yang menyeret Chaerul Amir.

Sehingga tak hanya diberikan sanksi etik berupa pencopotan jabatan, tetapi dikenakan sanksi pidana gratifikasi.

Hal tersebut sesuai dengan Pasal 12B Undang-undang (UU) Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

"Chaerul Amir terbukti bersalah menerima gratifikasi setelah dilakukan pemeriksaan oleh Jamwas hanya dicopot. Bukankah berdasarkan Undang-undang harusnya dikenakan pidana gratifikasi," jelas Maria dalam siaran tertulis pada Senin (14/6/2021).

"Harusnya oknum aparat penegak hukum diberikan sanksi tegas dan berat, bukan hanya berupa pencopotan. Ini menciderai rasa keadilan," tegasnya.

Dirinya pun mengaku sependapat dengan pernyataan Anggota Komisi Hukum DPR RI, Johan Budi dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar beberapa waktu lalu.

Dalam rapat tersebut, Johan Budi katanya menyampaikan agar ST Baharuddin tidak ragu-ragu menindak para oknum Jaksa yang terbukti melakukan penyimpangan hukum.

Baca juga: Babak Pertama Skotlandia vs Republik Ceko: Gol dari Patrik Schick Buat Ceko Ungguli Sang Tuan Rumah

"Semua sejajar di mata hukum, sudah sepantasnya Chaerul Amir diproses pidana," tegas Maria.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved