Breaking News:

Rencana Kebutuhan Pokok, Pendidikan dan Kesehatan Dikenakan PPN, Berikut Ini Tanggapan Ahmad Muzani

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Ahmad Muzani tanggapi rencana pemerintah kenakan PPN terhadap barang kebutuhan pokok, pendidikan dan kesehatan.

Editor: Panji Baskhara
Kompas.com
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Ahmad Muzani tanggapi rencana pemerintah kenakan PPN terhadap barang kebutuhan pokok, pendidikan dan kesehatan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Rencana pemerintah kenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap barang-barang kebutuhan pokok menuai polemik.

Polemik makin menjadi, saat rencana PPN ini juga dikenakan terhadap penyedia atau pelayanan kesehatan, dan pendidikan.

Diketahui rencana pengenaan pajak tertuang dalam draft revisi Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) yang beredar di tengah masyarakat. 

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Ahmad Muzani langsung menanggapi rencana pengenaan pajak pemerintah.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila, Partai Gerindra Ziarah ke Makam Bung Karno, Ahmad Muzani Ungkap Pesan Soekarno

Baca juga: Kualitas Pendidikan Bangsa Menurun Sejak Pandemi, Ahmad Muzani Sebut Peta Jalan Pendidikan Solusinya

Baca juga: Penggunaan APBN dan APBD di Masa Pandemi Covid-19, Ahmad Muzani: Harus Tepat Sasaran

Ahmad Muzani menuturkan pihaknya memahami saat ini beban keuangan negara makin berat dampak pandemi Covid-19.

Sehingga, penerimaan negara alami defisit, termasuk penerimaan pajak tidak bisa capai target yang ditetapkan. 

Namun, menurut Muzani, sebaiknya pemerintah berpikir ulang soal mengenakan pajak terhadap barang-barang kebutuhan pokok rakyat.

Termasuk juga rencana penerapan pajak terhadap jasa pelayanan kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan pokok atau sembako.

Sebab, hal itu justru semakin membuat rakyat susah. 

"Kami sangat mengerti situasi keuangan negara yang sedang berat, apalagi dalam situasi seperti pandemi Covid-19 sekarang ini yang menyebabkan target pajak tidak tercapai, sehingga penerimaan negara defisit," kata Muzani dalam keterangannya, Minggu (13/6/2021). 

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved