Breaking News:

Hewan Kurban

Pemkot Depok Minta Lapak Penjualan Hewan Kurban Perhatikan Kesehatan dan tak Ganggu Ketertiban Umum

Jelang Idul Adha Pemkot Depok mengeluarkan kebijakan soal penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi penjual hewan kurban. Pemkot Depok mengeluarkan kebijakan terkait penyembelihan hewan kurban saat Idul Adha. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Jelang perayaan Idul Adha yang tahun ini jatuh pada 20 Juli 2021, Pemerintah Kota Depok mengeluarkan kebijakan terbaru mengenai pelaksanaan penyembelihan hewam kurban.

Dalam surat edaran (SE) Nomor 443/314-Huk/DKP3, Pemkot Depok mengatur mengenai pelaksanaan kegiatan kurban dalam situasi wabah bencana non alam corona virus disease atau Covid-19.

Baca juga: VIDEO Tujuh Kambing untuk Idul Adha di Serpong Hilang Dicuri, Disisakan Jeroan oleh Pelaku

SE yang diterbitkan pada 10 Juni tersebut menjadi landasan dalam pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah yang juga sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri (Permen) Pertanian Nomo 114/PD410/9/2014.

Selain Permen Pertanian, ada juga Permen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.90/MENLHK/SETJEN/SET./11/2016 tentang Standar Pelayanan Masyarakat pada Pos-Pos Fasilitas Publik dalam Rangka Peningkatan Kualitas Lingkungan, dan Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 16 tahun 2012 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum. 

"Mengingat saat ini dalam situasi bencana non alam wabah Covid-19 maka diimbau agar kegiatan kurban memperhatikan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan atau penyebaran Covid-19," isi dari SE Wali Kota Depok Mohammad Idris seperti dikutip dari situs resmi Pemkot Depok, Minggu (13/6/2021).

Baca juga: Bangun Hubungan Baik dengan Warga, PT. Sejahtera Eka Graha Gelar Pemotongan Hewan Kurban

Untuk pelaksanaan kegiatan kurban yang meliputi penjualan hewan kurban dan pemotongan hewan kurban, perlu dilakukan penyesuaian terhadap prosedur pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (AKB). 

Oleh karena itu, perlu dilakukan langkah-langkah penerapan protokol kesehatan untuk pencegahan dan penularan Covid-19 di tempat penjualan hewan kurban. 

Selain itu, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan dan penjualan hewan kurban. 

"Lapak penjualan hewan kurban harus menerapkan protokol kesehatan, tidak mengganggu ketertiban umum, serta memenuhi aspek kesehatan manusia dan aspek kesehatan hewan," lanjut isi SE tersebut.

Baca juga: Jelang Idul Adha 1442 Hijriah, Pemkab Purwakarta-Dekopin Luncurkan Pasar Domba Berinternet

SE tersebut juga menekankan untuk memperhatikan pelaksanaan pemotongan hewan kurban. Pemotongan dapat dilakukan di Rumah Potong Hewan Ruminansia (RPH-R) dan di luar RPH-R dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Serta, memperhatikan tata cara pelaksanaan kegiatan kurban dalam situasi wabah bencana non alam Covid-19 di Kota Depok.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved