Breaking News:

Relaksasi PPnBM

Pemerintah Perpanjang Relaksasi PPnBM 100 Persen hingga Agustus, untuk Bangkitkan Industri Otomotif

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita resmi mengumumkan perpanjangan program relaksasi PPnBM untuk kendaraan bermotor.

Editor: Valentino Verry
Kompas.com
Menperin Agus Gumiwang mengumumkan, pemerintah kembali memperpanjang relaksasi PPnBM 100 persen hingga Agustus mendatang. Kebijakan ini untuk mendongkrak penjualan mobil agar negara bisa mendulang pajak pada tahun berikutnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita resmi mengumumkan perpanjangan program relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor.

Agus mengungkapkan, Kementerian Keuangan sudah senada dengan pihaknya bahwa PPnBM dapat diperpanjang.

"Hal ini sesuai arahan Bapak Presiden Joko Widodo, diperlukan terobosan untuk tetap menciptakan iklim usaha yang kondusif di tengah kondisi pandemi,” ucap Agus, Minggu (13/6/2021).

“Ini bertujuan membangkitkan kembali gairah usaha di tanah air, khususnya sektor industri, yang selama ini konsisten berkontribusi signifikan bagi perekonomian nasional," imbuhnya.

Baca juga: Ini Materi SKD CPNS 2021 Menurut Permenpan RB No 27 Tahun 2021, Ada Materi yang HILANG

Perpanjangan pemberian insentif PPnBM diusulkan oleh Menperin, dan disetujui oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indarwati dalam rapat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto Jumat lalu.

Sejak 1 Maret 2021, pemerintah menerapkan kebijakan PPnBM terhadap pembelian mobil baru.

Program ini dimulai untuk mobil penumpang 1.500 cc dengan kandungan lokal tertentu.

Skemanya, per-tiga bulan diberlakukan perubahan potongan pajak, yakni Maret-Mei diskon 100 persen, Juli-Agustus 50 persen dan Oktober-Desember 25 persen.

"Seiring perkembangan implementasi kebijakan tersebut, kinerja industri otomotif dan penjualan mobil di tanah air menunjukkan tren yang positif. Pemerintah memang akan melakukan evaluasi per-tiga bulan untuk melihat dampak dari diskon PPnBM untuk pembelian mobil baru," ungkap Agus.

Pada Maret, saat awal diberlakukanny diskon PPnBM sudah ada kenaikan penjualan mobil baru hingga 28,85 persen.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved