Breaking News:

Kasus Covid19

Mencekam, Keterisian Ruang ICU di RS Kota Depok Capai 67 Persen Akibat Lonjakan Kasus Covid-19

Kabid PB DPKP Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk, mengatakan kasus baru Covid-19 terus naik secara signifikan. Karena itu harus diwaspadai masyarakat.

Penulis: Vini Rizki Amelia | Editor: Valentino Verry
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kabid PB DPKP) Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk mengatakan, kasus baru Covid-19 terus naik secara signifikan. 

WARTAKOTALIVE.COM, DEPOK - Kasus positif Covid-19 di Kota Depok saat ini kembali mengalami lonjakan setelah berakhirnya masa libur lebaran 1442 hijriah pada pertengahan Mei 2021 lalu.

Dari data yang diterima Warta Kota, jumlah keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) ICU rumah sakit di Kota Depok, berada di angka 67,59 persen.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Kabid PB DPKP) Kota Depok, Denny Romulo Hutauruk, mengatakan kasus baru Covid-19 terus naik secara signifikan.

Baca juga: Polsek Gambir Gencarkan Patroli Antisipasi Kerumunan karena Peningkatan Kasus Covid-19

"Berdasarkan data yang ada menunjukan BOR ICU sudah berada di atas angka standar yang direkomendasikan WHO (Badan Kesehatan Dunia) yakni di atas 60 persen," papar Denny, Minggu (13/6/2021).

Selain ICU, Denny mengatakan tingkat keterisian pada ruang isolasi pasien Covid-19 juga mengalami peningkatan dari sebelum adanya libur lebaran.

Di Kota Depok sendiri ruang ICU yang tersedia dari 23 RS berada di angka 108 tempat tidur. Sedangkan untuk isolasi Covid-19 sebanyak 848 tempat tidur.

"Saat ini tempat tidur isolasi menempati angka 57,31 persen dari total yang kami siapkan," akunya.

Untuk tempat karantina bagi pasien Covid-19 tanpa gejala ataupun bergejala ringan, Kota Depok memiliki dua lokasi yang berada di dalam komplek Kampus UI Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Wagub DKI: Masyarakat Mulai Abai Lagi, Mungkin Capek Sudah Setahun Lebih

Keduanya adalah Wisma Makara yang memiliki tempat tidur sebanyak 108 tempat tidur dan 8 tempat tidur tambahan, serta Pusat Studi Jepang (PSJ) yang memiliki 32 tempat tidur.

"Dari data terkini pada 13 Juni 2021, tingkat keterisian Wisma Makara sebesar 97,22 persen, sementara PSJ sebesar 96,78 persen," tuturnya.

Dengan adanya fakta ini, Denny tak lelah untuk terus mengingatkan masyarakat agar ketat dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19 diantaranya memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Satgas Covid-19 Kota Depok akan terus melakukan monitoring dan upaya lainnya dalam mencegah penyebaran, tentunya upaya ini juga turut dibarengi dengan disiplin masyarakat dalam menjalani prokes," paparnya.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved