Breaking News:

Pajak Parkir

Kota Bekasi Kehilangan Potensi Pajak Parkir Tepi Jalan Umum Sebesar Rp 2,1 Miliar

BPK memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk melakukan perbaikan pengelolaan pendapatan daerah yakni retribusi pelayanan parkir.

Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Valentino Verry
Wartakotalive.com/Panji Baskhara Ramadhan
Ilustrasi parkir tepi jalan. Kota Bekasi kehilangan potensi pendapatan dari retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum senilai Rp 2.139.600.000 tahun 2020. 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Badan Pengawas Keuangan (BPK) Republik Indonesia memberikan rekomendasi kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk melakukan perbaikan pengelolaan pendapatan daerah yakni retrisbusi pelayanan parkir.

Sebab, dalam temuan BPK Kota Bekasi kehilangan potensi pendapatan dari retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum senilai Rp 2.139.600.000 tahun 2020

Menanggapi hal tersebut, Kepala Inspektorat Kota Bekasi, Widodo Indrijantoro membenarkan adanya rekomendasi perbaikan pengelolaan pendapatan daerah, dari retribusi pelayanan parkir tepi jalan.

Rekomendasi diberikan Badan Pengawas Keuangan (BPK) utamanya terhadap pengelolaan keuangan diantaranya dari sektor pendapatan, pembiayaan belanja daerah dan pengelolaan aset.

Baca juga: 3 Lokasi di Jakarta Ini akan Dikenakan Tarif Parkir Progresif Buat Kendaraan yang Belum Uji Emisi

"Dari segi pendapatan, BPK RI telah memberikan rekomendasi untuk perbaikan pengelolaan pendapatan daerah seperti temuan hilangnya potensi pendapatan dari retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum senilai Rp 2,1 Miliar lebih tahun 2020,” kata Widodo.

Ia mengatakan Pemkot Bekasi tentu akan segera menindaklanjuti rekomendasi tersebut. Pihaknya telah meminta Dinas Perhubungan Kota Bekasi bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar segera membuat regulasi terkait pemungutan retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum.

Dijelaskannya, sebenarnya Wali Kota Bekasi telah menetapkan aturan retribusi pelayanan parkir tepi jalan umum.

"Maka itu tentu akan segera dilakukan, nantinya Dinas Perhubungan Kota Bekasi juga segera menetapkan titik-titik parkir tepi jalan sebagai dasar perhitungan potensi pendapatan retribusi tepi jalan,” ujarnya.

Baca juga: Antisipasi Pengunjung Membludak, Pengelola CCM Pantau Lokasi Parkir dan Sebar 3 Petugas Tiap Lantai

Kemudian, Bapenda Kota Bekasi juga menindaklanjuti rekomendasi BPK RI dengan melakukan analisa perhitungan, evaluasi atas potensi pendapatan untuk masing-masing jenis pajak dan retribusi secara berkala.

Hal itu menjadi dasar perhitungan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah diatur dalam peraturan daerah.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved