Breaking News:

PON Papua 2021

Kekuatan Lawan Merata, Tim Tinju PON DKI Jakarta Pasang Target Meraih Dua Medali Emas di PON Papua

Laga seru penuh kejutan dan adu kekuatan akan tersaji di cabang olahraga tinju PON Papua 2021 yang akan digelar pada Oktober mendatang.

Warta Kota
Pelatih tinju PON DKI Jakarta, Hugo Gosseling. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Laga seru penuh kejutan dan adu kekuatan akan tersaji di cabang olahraga (cabor) tinju PON Papua 2021 yang akan digelar pada Oktober mendatang.

Bagaimana tidak sebanyak 136 atlet plus 17 atlet tuan rumah akan bersaing merebut medali emas dengan sistemnya entry by class. 
Batasan usia petinju di bawah usia 45 tahunan di cabor tinju itulah yang membuat daya tarik tinju semakin wah.
Tidak heran, jika atlet senior terlibat di dalamnya untuk membela provinsi masing-masing.
Dengan meratanya kekuatan peserta tinju di PON Papua nanti, tinju DKI Jakarta pun mencoba realistis.
Hugo Gosseling selaku pelatih tinju PON DKI Jakarta menyebut bahwa target timnya menargetkan minimal dua medali emas.
"Memang, dua medali emas yang kami target, di luar perak dan perunggu. Namun, bukan berarti kami hanya berharap dua saja. Tentu, kami mengincar lebih dan itu kami rahasiakan," kata Hugo kepada Warta Kota di GOR UNJ, Rawamangun, Jakarta Timur.
DKI Jakarta sendiri akan mengirimkan tujuh petinju putra dan tiga petinju putri yang akan berlaga sesuai kelas masing-masing.
Termasuk, di dalamnya Aldoms Suguro.
Aldoms merupakan petinju yang pernah meraih medali emas SEA Games 2017, Matius Mandiangan dan Michael Manopo.
Hugo berujar bahwa demi mewujudkan target, pihaknya terus mempersiapkan diri dengan baik.
Meski kekuatan petinju merata di setiap provinsi, namun Hugo memberi fokus khusus bagi provinsi yang punya petinju andalan seperti Jawa Barat, NTT hingga tuan rumah.
"Petinju yang sudah punya nama kan berhak juga membawa nama baik daerahnya masing-masing di PON, mengingat usia petinju yang bertanding dari 19 hingga 40. Jadi, wajar kalau mereka (senior) diandalkan pula di PON," terang Hugo.

Unik

Selain itu, Hugo mengatakan bahwa olahraga tinju punya keunikan tersendiri.

Jelang PON Papua 2021 yang akan digelar pada Oktober mendatang, tim tinju DKI Jakarta akan membawa 10 petinju terbaiknya untuk merebut medali emas di kelas masing-masing.

Dari 10 petinju yang ada, tujuh putra dan tiga putri diharapkan bisa meraih minimal dua medali emas.

PON Papua 2021 akan dihiasi oleh petinju-petinju dengan level berbeda-beda.

Ada yang telah punya jam terbang tinggi, bahkan punya caps membela Timnas di SEA Games, mantan peraih medali emas di PON lalu, dan ada yang baru mencuat dari level Porprov, hingga ditarik ke PON.

Sebut saja, Kornelius Lunga dari Bali yang pernah main di SEA Games atau Aldoms Suguro peraih medali emas di SEA Games 2017 dari DKI Jakarta dan masih banyak lagi dari provinsi lainnya.

Baca juga: Kisah Nyata Wawan Hikal Kurdi, Pelopor Olahraga Paralayang di Bogor, Jadi Manajer PON Papua 2021

Baca juga: Ingin Cetak Sejarah di PON Papua 2021, Tim Sepak Takraw Putri DKI Jakarta Berlatih Pagi dan Sore

Baca juga: Target Raih Medali Emas PON Papua 2021, Tim Voli Putra DKI Jakarta Waspadai Jatim, Jateng, dan Jabar

Namun, raihan juara di masa lalu bukan jaminan menjadi meraih medali emas di PON Papua nanti.

"Ini yang saya maksud bahwa tinju itu unik. Mereka boleh saja juara di waktu lalu, tetapi saat ini pasti berbeda," kata Hugo.

"Selain kekuatan di semua provinsi yang mulai merata. Ada pula faktor non teknis lainnya yang bisa membuat petinju baru bisa merebut medali emas," ujar Hugo.

Hugo menerangkan bahwa ikut sertanya petinju senior yang telah punya sederetan prestasi, justru menjadi pemicu semangat bagi lawannya, yang belum punya nama.

Menurut Hugo, kebanggaan bagi seorang petinju jika bertemu lawan yang secara jam terbang jauh di atas.

"Tetapi kembali lagi ke persiapan diri. Tinju itu penuh kejutan. Siapa yang siap, maka dia yang memenangi pertandingan. Jika bertemu dengan senior, maka junior akan punya motivasi tersendiri untuk menang," tambah Hugo.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved