Breaking News:

Pilpres

Dukungan Terhadap Ganjar Pranowo Meroket 12,6 Persen Setelah Pilpres 2019, Berikut Hasil Survei SMRC

Setelah Pilpres 2019 dukungan terhadap Ganjar Pranowo meroket 12,6 persen menurut hasil Survei Nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Editor: Panji Baskhara
dok. Humas Pemprov Jateng
Setelah Pilpres 2019 dukungan terhadap Ganjar Pranowo meroket 12,6 persen menurut hasil Survei Nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setelah Pilpres 2019 dukungan terhadap Ganjar Pranowo meroket 12,6 persen.

Jumlah dukungan terhadap Ganjar Pranowo setelah Pilpres 2019 berdasarkan hasil Survei Nasional Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Hasil survei terkini SMRC tersebut menunjukkan apabila dukungan terhadap Ganjar Pranowo meroket setelah Pilpres 2019.

Manajer Program SMRC Saidiman Ahmad mengatakan dukungan signifikan tersebut hanya didapatkan Ganjar namun tidak pada nama-nama lain.

Baca juga: Gubernur Ganjar Dampingi Presiden Jokowi Cek Pembangunan Tol Semarang-Demak

Baca juga: Dampingi Jokowi, Ganjar Harap Bandara Jenderal Soedirman Tingkatkan Ekonomi Warga

Baca juga: Cek Vaksinasi Lansia di Puskesmas Kaligangsa, Ganjar Minta Forkompimda Tegal Percepat Vaksinasi

Saidiman mengatakan pasca Pilpres 2019, berdasarkan survei Maret 2020 sampai Mei 2021 dukungan terhadap Ganjar meroket dari 6,9% menjadi 12,6%.

"Dalam dua tahun setelah Pemilu 2019, yang mengalami kemajuan signifikan hanya Ganjar Pranowo," kata Saidiman dalam rilis survei bertajuk Partai Politik dan Calon Presiden: Sikap Pemilih Pasca Dua Tahun Pemilu 2019 pada Minggu (13/6/2021).

Selain Ganjar, dukungan terhadap Anies, dan Ridwan Kamil juga mengalami kemajuan berarti sejak tahun 2020.

Sementara itu, kata dia, sejak enam tahun lalu, dukungan terhadap pada Prabowo cenderung stagnan di angka 20%.

"Kita bisa lihat di sini Pak Sandiaga Uno pada survei Maret 2020 angkanya sempat 7,3%, kemudian mengalami penurunan dan stagnan di angka 5 sampai 5,5%. Sementara suara Tri Rismaharini dan Agus Harimurti Yudhoyono stagnan di sekitar 3% bahkan di bawah," kata Saidiman.

Populasi survei tersebut adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved