Breaking News:

Kasus Rizieq Shihab

Dukung JPU Tuntut 6 Tahun Penjara, Ferdinand Ingin Hakim Berikan Hukuman Maksimal untuk HRS

Ferdinand menilai, JPU pasti punya pertimbangan khusus sehingga memberikan tuntutan enam tahun penjara kepada Habib Rizieq.

Penulis: | Editor: Feryanto Hadi
Kompas.com
Ferdinand Hutahaean 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean ingin majelis hakim memberikan hukuman maksimal kepada terdakwa Habib Rizieq Shihab dalam kasus tes usap di RS Ummi Bogor.

Jika tidak, kata dia, maka akan ada masalah yang lebih panjang lagi.

Ferdinand pun mendukung tuntutan enam tahun penjara yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus tersebut.

Dia menilai, JPU pasti punya pertimbangan khusus sehingga memberikan tuntutan maksimal kepada Habib Rizieq.

Baca juga: Kiai Cholil Nafis Tegaskan Sekolah dan Pesantren Menolak Dipajaki: Harusnya Mereka Justru Dibantu

"Tuntutan 6 tahun itu keras, berat dan Jaksa Penuntut Umum pasti punya pertimbangan yang tentu kuat dengan dakta dan bukti2 persidangan. Semoga Hakim menjatuhkan hukuman maksimal sesuai tuntutan JPU. Jikapun tidak, ini akan panjang mainnya..!!" tulisnya di Twitter, Minggu (13/6/2021)

Tuntutan dianggap terlalu sadis

Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab menyatakan, tuntutan 6 tahun penjara yang diminta jaksa penuntut umum (JPU) dalam kasus tes swab RS UMMI, terlalu sadis dan tak bermoral.

Hal itu disampaikan Rizieq Shihab saat membacakan pleidoi alias nota pembelaan atas tuntutan tersebut, dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Dalam pleidoi itu, Rizieq menyebut perkara yang dihadapinya saat ini sangat bernuansa politik dan tidak murni kasus hukum.

Baca juga: Tito Karnavian Jelaskan Alasan KPU Usulkan Pemilu 2024 Digelar Bulan Februari, Belum Disepakati

"Saya semakin percaya dan semakin yakin bahwa ini adalah kasus politik yang dibungkus dan dikemas dengan kasus hukum."

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved