Breaking News:

Berita Tangerang

Basmi Preman di Tangerang, Polresta Tangerang Amankan 34 Orang saat Razia Preman

Sebanyak 34 orang diamankan petugas Polresta Tangerang Polda Banten dalam Operasi Premanisme akhir pekan ini.

Penulis: Andika Panduwinata | Editor: Intan Ungaling Dian
Istimewa
Sebanyak 34 orang diamankan petugas Polresta Tangerang dalam Operasi Premanisme selam sepekan ini. 

WARTA KOTA, TIGARAKSA - Sebanyak 34 orang diamankan petugas Polresta Tangerang Polda Banten dalam Operasi Premanisme akhir pekan ini.

Razia preman dilaksanakan oleh Polresta Tangerang dan polsek secara serentak. 

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan,  Operasi Premanisme sesuai perintah Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kapolda Banten Irjen Pol Dr Rudy Heriyanto Adi Nugroho untuk memberantas premanisme.

"Para Kapolsek jajaran juga telah melaksnakan Operasi Premanisme menyasar pada tempat-tempat aktivitas berkumpulnya kegiatan masyarakat," kata Wahyu Sri Bintoro.

Baca juga: Preman Tarumajaya Palak Sopir Truk Bermodus Jual Air Mineral Seharga Rp7000

Baca juga: Ditemui Jokowi, Sopir Kontainer di Tanjung Priok Curhat Kerap Ditodong Preman Saat Lalu Lintas Macet

Dia mengatakan, pungutan liar (pungli) yang membuat resah masyarakat menjadi atensi untuk mendapat tindakan tegas.

Oleh karena itu, kata Wahyu, Operasi Premanisme ini dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam melaksanakan usaha, bisnis maupun kegiatan masyarakat.

"Selain itu sebagai upaya preventif mencegah timbulnya kejahatan di wilayah Kabupaten Tangerang," ucapnya.

Dia menjelaskan, 34 orang yang diamankan dalam Operasi Premanisme dibawa ke Polsek jajaran untuk didata dan diberi pembinaan.

Baca juga: 2 Preman Peras Pedagang Kampung Tonjong di Kabupaten Bekasi Diringkus

Baca juga: Teror Preman di Pasar, Ini Sinopsis Preman Pensiun 5 Episode Kamis 6 Mei 2021

Menurut Wahyu, tidak akan memberi ruang pada aksi premanisme. Dia memastikan akan menindak tegas aksi premanisme.

"Kami akan tindak tegas, setiap aksi premanisme seperti aksi memalak, pungli, atau aksi premanisme lainnya yang mengganggu dan meresahkan masyarakat dan juga mengganggu kegiatan usaha masyarakat," kata Wahyu

Wahyu juga meminta masyarakat tidak takut atau ragu melaporkan ke polisi juga melihat atau mengalami, dan mengetahui aksi premanisme.

Warga dapat memanfaatkan nomor 110 sebagai aplikasi layanan pengaduan masyarakat (Dumas).

"Laporkan ke kami apabila ada aksi premanisme. Akan kami tindak lanjuti segera," kata Wahyu.

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved