Breaking News:

Berita Nasional

Ada Wacana Sembako dan Pendidikan Dikenakan PPN, Mardani Ali Sera: Ini Langkah Blunder dan Berbahaya

Pemerintah berwacana akan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) ke sembako dan pendidikan langsung ditanggapi Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Editor: Panji Baskhara
Kompas.com/Devina Halim
Pemerintah berwacana akan kenakan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap sembako dan pendidikan, ditanggapi Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah berwacana akan mengenakan pajak pertambahan nilai (PPN) ke sembako dan pendidikan.

Mengenai wacana PPN tersebut ditanggapi langsung Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera.

Dinilai Mardani Ali Sera, wacana kebutuhan pokok atau sembako dan pendidikan dikenakan PPN adalah langkah blunder dan berbahaya.

Pengenaan PPN kepada sektor itu merupakan bukti bahwa pemerintah tak peka pada kondisi masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Tengku Zulkarnain Wafat, Mardani Ali Sera: Pelajaran Betapa Kita Harus Serius Terapkan Prokes

Baca juga: Rencana Kebutuhan Pokok, Pendidikan dan Kesehatan Dikenakan PPN, Berikut Ini Tanggapan Ahmad Muzani

Baca juga: Wacana PPN Pendidikan, Pemerintah Klaim Ada di Barisan NU dan Muhammadiyah

"Ini langkah blunder & berbahaya. Sembako & pendidikan adlh hajat primer masyarakat."

"Pemajakan dua sektor ini bermakna pemerintah bukan cuma tidak peka terhadap penderitaan rakyat di masa pandemi, tapi juga kejam & tidak berperasaan," ucapnya, dikutip dari akun Twitternya, @MardaniAliSera, Sabtu (12/6/2021).

Disebutkannya, pada situasi seperti ini, pemerintah seharusnya membantu rakyatnya.

"Bukan memajaki rakyat untuk hajat utamanya," lanjut tulis Mardani.

Mardani menuturkan, rencana soal PPN itu dinilai sebagai langkah pemerintah yang tidak konsisten.

Hal itu melihat adanya kebijakan tax amnesty bagi masyarakat yang kaya dan keringanan pada pajak kendaraan mobil.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved