Breaking News:

Berita nasional

Pemerintah Dukung Kampanye Penghapusan Pekerja Anak

Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menegaskan pekerja anak atau eksploitasi anak masih menjadi salah satu persoalan dunia yang tak kunjung tuntas

Editor: Bambang Putranto
Tribunnews/Herudin
Menaker Ida Fauziyah menyatakan Pemerintah berkomitmen dan mendukung penuh kampanye penghapusan pekerja anak 

Wartakotalive.com, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan pekerja anak atau eksploitasi anak masih menjadi salah satu persoalan dunia yang tak kunjung tuntas.

"Pemerintah berkomitmen dan mendukung penuh kampanye penghapusan pekerja anak," kata Menaker dalam konferensi pers virtual Sabtu (12/6/2021).

Dalam catatannya, saat ini ada 160 juta pekerja anak di seluruh dunia.

Untuk itu, Organisasi Buruh Internasional (ILO) dengan Cause Indonesia menggelar lomba lari virtual “End Child Labour: Virtual Race 2021” bagian dari kampenye penghapusan pekerja anak.

Acara ini sekaligus menandai peringatan Tahun Internasional Penghapusan Pekerja Anak 2021 dan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak yang jatuh pada 12 Juni.

“Tidak ada tempat bagi pekerja anak dalam masyarakat,” ujar Direktur ILO untuk Indonesia, Michiko Miyamoto.

Menurut Michiko, pekerja anak adalah bentuk perampasan masa depan anak-anak dan menempatkan keluarga mereka dalam kemiskinan.

"ILO telah berupaya menghapus pekerja anak sepanjang 100 tahun sejarah berdirinya dan Tahun Internasional ini menjadi peluang bagi semua pihak untuk semakin meningkatkan upaya mencapai Sasaran 8,7 dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui aksi nyata penghapusan pekerja anak untuk selamanya," tambahnya.

CEO dan Co-founder Cause Indonesia Enrico Hugo mengatakan End Child Labour: Virtual Race 2021” adalah event yang mengajak masyarakat aktif berolahraga sekaligus mendukung gerakan sosial menghapus pekerja anak.

"Dengan format penyelenggaraan secara virtual membuat masyarakat dapat leluasa mengikuti event ini di manapun dan kapanpun. Gerakan sosial ini untuk menghapuskan pekerja anak dan memastikan hak pendidikan bagi semua anak,” ungkap Enrico.

Virtual race ini akan diadakan selama satu bulan hingga 12 Juli dan ditargetkan diikuti lebih dari 5.000 pelari dan pesepeda di seluruh Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Dukung Kampanye Penghapusan Pekerja Anak

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved