Breaking News:

Virus Corona

Jika Tak Berbenah, 10 Kabupaten/Kota Ini Berpotensi Masuk Zona Merah Pekan Depan

Ia mengingatkan, perlu diwaspadai 10 kabupaten/kota yang saat ini berada pada zona oranye, dengan skor mendekati zona merah.

Editor: Yaspen Martinus
Biro Pers Setpres/Lukas
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito meminta pemerintah tingkat kabupaten/kota meningkatkan kewaspadaannya untuk upaya antisipasi. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Jumlah daerah berkategori zona merah alias berisiko tinggi Covid-19, meningkat menjadi 17 daerah per 6 Juni 2021, dari 13 pada pekan sebelumnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, minggu ini ada 12 kabupaten/kota yang berpindah dari zona oranye menjadi zona merah.

Yakni, Kota Banda Aceh (Aceh), Kota Medan (Sumatera Utara), Lima Puluh Kota dan Dharmasraya (Sumatera Barat), Siak dan Kuantan Singingi (Riau), Tebo (Jambi), Ciamis dan Bandung Barat (Jawa Barat), serta Tegal (Jawa Tengah) dan Kota Bima (NTB).

Baca juga: Agustiar Sabran: Mari Bersama Kita Yakinkan Masyarakat Agar Tak Takut Divaksin Covid-19

"Saya ingatkan, bagi daerah yang pada minggu ini mengalami perkembangan kurang baik yang dibuktikan dari status zonasi yang memburuk."

"Untuk segera melakukan evaluasi pada kasus positif, kesembuhan, kematian, testing maupun pelayanan pasien Covid-19 di daerahnya masing-masing," ujarnya dalam keterangan pers virtual, Jumat (11/6/2021).

Ia mengingatkan, perlu diwaspadai 10 kabupaten/kota yang saat ini berada pada zona oranye, dengan skor mendekati zona merah.

Baca juga: Ditelepon Jokowi, Kapolri Instruksikan Kabareskirm dan Kapolda: Segera Bersihkan Preman!

Yaitu, Pati, Brebes dan Semarang di Jawa Tengah, Kepulauan Meranti dan Kota Pekanbaru di Riau, Muara Enim di Sumatera Selatan, Tanah Datar di Sumatera Barat, Dairi di Sumatera Utara, Bintan di Kepulauan Riau, dan Sumba Tengah di NTT.

"Daerah-daerah ini jika tidak segera diperbaiki penanganannya, kemungkinan besar pada minggu berikutnya akan berpindah ke zona merah."

"Tentunya hal ini perlu kita antisipasi sejak dini," tegas Wiku.

Baca juga: Kasus Covid-19 di Jakarta Melonjak 65 Persen Usai Lebaran, Wagub DKI Duga 2 Hal Ini Jadi Penyebabnya

Satgas meminta pemerintah tingkat kabupaten/kota meningkatkan kewaspadaannya untuk upaya antisipasi.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved