Breaking News:

Bebas Bersyarat dan Wajib Lapor, Kini Dukun Pengganda Uang Tak Lagi Gondrong

"Sejak saya pulang saat ini, hati saya merasa senang, ketemu keluarga, ibu termasuk juga istri keluarga saya, Alhamdulillah saya sudah pulang saat ini

Penulis: Rangga Baskoro | Editor: Dedy
Wartakotalive.com
Herman alias Ustaz Gondrong yang telah memotong rambutnya menjadi pendek, Sabtu (12/6/2021). 

WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI BARAT --- Penampilan Herman (42) alias Ustaz Gondrong yang viral lantaran aksinya kala mengaku bisa menggandakan uang, kini berbeda.

Tak ada lagi rambut panjang beruban yang menutupi kepalanya lantaran Herman telah mencukur rambutnya seusai bebas bersyarat atas kasus pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak.

"Saya bikin praperadilan pencabutan. Ternyata saya masih dalam penangguhan seperti itu, artinya masih belum bebas murni, masih bebas bersyarat lah. Iya, ini saya potong sama temen-temen tahanan, sudah enggak gondrong (lagi)," seloroh Herman di Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Kota Baru, Bekasi Barat, Kota Bekasi, Sabtu (12/6/2021).

Meski telah bebas bersyarat, namun Herman masih diminta untuk melapor kepada pihak kepolisian untuk memastikan bahwa dirinya kooperatif ketika menjalani masa pembebasan bersyarat.

"Harus wajib lapor, saya memang disuruh datang setiap Senin atau Kamis," ujarnya.

Sejak penahanannya ditangguhkan oleh pihak kepolisian pada Senin (31/5/2021) lalu, Herman mengaku merasa senang bisa berkumpul kembali bersama keluarganya.

"Sejak saya pulang saat ini, hati saya merasa senang, ketemu keluarga, ibu termasuk juga istri keluarga saya, Alhamdulillah saya sudah pulang saat ini," jelasnya.

Meski demikian, ia menambahkan bahwa kasus yang menimpa dirinya masih terus berjalan.

"Tapi memang menurut anggota polisi, dari keluarga saya proses terus berjalan karena saya dalam penangguhan, saat ini saya sudah tenang pulang, bertemu keluarga, dan semua rekan-rekan saya Alhamdulillah sekarang saya sudah di Kota Bekasi," jelasnya.

Sebelumnya, netizen dihebohkan dengan video viral yang memperlihatkan aksi Herman saat menggandakan uang menggunakan media jenglot.

Ia kemudian diamankan polisi.

Awalnya, masyarakat mengira Herman diamankan lantaran aksinya dinilai meresahkan.

Namun saat kepolisian merilis kasusnya pada Selasa (23/3/2021) lalu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan menjelaskan bahwa Herman dipolisikan oleh mertuanya dengan laporan polisi nomor LP/362/291-SPKT/K/III/2021/SPKT/Resta Bekasi, tanggal 22 Maret 202, dengan tuduhan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak. 

Baca juga: Turap Kali Pesanggrahan di Ciputat Ambruk, Tiga Rumah Tertimpa Longsoran Calon Pengantin Jadi Korban

Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved