Pojok Legislator

Kisah Adi Suwardi Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Anak Pejuang dan Selalu Ingat Pesan Sang Ayah

Ayah Adi Suwari termasuk salah satu vetetan pejuang 45. Dia beberapa kali mendapatkan penghargaan dari pemerintah.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Dodi Hasanuddin
Wartakotalive.com/Hironimus Rama
Kisah Adi Suwardi Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Anak Pejuang dan Selalu Ingat Pesan Sang Ayah. 

WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Kisah Adi Suwardi jadi anggota DPRD Kabupaten Bogor, anak pejuang dan selalu ingat pesan sang ayah

Sesaat setelah menamatkan kuliahnya di Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Adi membantu orang tuanya menjalankan usaha toko bangunan.

"Kebetulan orang tua saya pengusaha. Saya bantu-bantu mereka," paparnya.

Ayah Adi Suwari termasuk salah satu vetetan pejuang 45. Dia beberapa kali mendapatkan penghargaan dari pemerintah.

"Jadi di dalam darah saya ini mengalir anak pejuang. Mengikuti jejak orang tua, saya bergabung dengan Pemuda Panca Marga," ujarnya.

Adi pernah menjadi  Ketua Pemuda Panca Marga Ranting Gunung Putri,  Wakil ketua Cabang Kabupaten Bogor dan saat ini pun masih duduk di Dewan Paripurna Veteran Kabupaten Bogor.

Baca juga: Kisah Adi Suwardi Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Asli Kampung Cicadas, Kuliah di Ibnu Khaldun

Mengenang hidup bersama ayahnya, Adi mengaku mengingat dua pesan yang paling menyentuh.

Pertama, jangan pernah melupakan jasa orang lain. Kedua, jaga dan tepati apa yang diucapkan dengan ketakwaan.

"Karena itu, saya sangat hati-hati saat membuat janji.  Saya selalu mengatakan bahwa kalau ini bukan ke hak kita, jangan sekali-kali berjanji," tegas Adi.

Pria yang hobi olahraga sepak bola ini terus memegang teguh pesan itu saat membantu usaha ayahnya hingga dia terpilih sebagai Kepala Desa Cicadas.

Baca juga: KPK Sambangi DPRD Kabupaten Bogor, Sampaikan Sejumlah Agenda Penting Terkait Pemkab Bogor

Dalam meneruskan usaha sang ayah, dia terus menekankan kejujuran dalam berusaha. Perusahaan dijalankan dengan tertib administrasi.

"Usaha ayah saya bergerak di supplier material seperti batu bata, pasir dan lain-lain," jelasnya.

Tahun 1998 Adi mulai terjun ke politik dengan mengikuti ajang Pilkades Cicadas. Dia terpilih jadi kepala desa periode pertama selama 8 tahun hingga 2007.

Baca juga: DPRD Kabupaten Bogor Setujui Usulan Pemkab Bogor Ruislag Tanah dengan PT Dua Berkat Properti

Dia pun terpilih lagi untuk periode kedua sampai 2013. Tahun 2010 diam-diam dia masuk Partai Gerinda setelah berdiskusi dengan beberapa tokoh, termasuk Iwan Setiawan yang sekarang jadi Wakil Bupati Bogor.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved