Breaking News:

Sepeda

JLNT Jadi Lintasan Sepeda Road Bike, Komunitas Bike to Work Galang Aksi Kenakan Kostum Hitam

Bike to Work Indonesia mengajak masyarakat untuk mengikuti aksi Black Day di Jalan Layang Non Tol Kampung Melayu-Tanah Abang pada Minggu (13/6) pagi.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Hertanto Soebijoto
Istimewa
Hari Minggu (13/6/2021) Komunitas Sepeda Bike to Work (B2W) Indonesia mengajak masyarakat untuk mengikuti aksi Black Day di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang. Foto ilustrasi: Bike To Work. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR -- Komunitas Sepeda Bike to Work (B2W) Indonesia mengajak masyarakat untuk mengikuti aksi Black Day di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang pada Minggu (13/6/2021) pagi.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes kepada Pemprov DKI Jakarta yang menjadikan JLNT sebagai lintasan sepeda road bike (balap) setiap Minggu pukul 05.00-08.00.

“Aksi ini kami lakukan sebagai bentuk kontrol sosial kepada pemangku kebijakan agar konsisten dengan aturan dan tidak diskriminatif sesuai UU Nomor 38 tahun 2004,” tulis Komunitas B2W Indonesia yang dikutip dari akun Instagram, @b2w_indonesia pada Jumat (11/6/2021).

B2W mengatakan, UU Nomor 38 tahun 2004 menjelaskan bahwa fungsi jalan adalah untuk transportasi.

Hal ini terkait dengan dispensasi yang diberikan kepada pengguna sepeda balap untuk memakai JLNT.

“Di sisi lain, aksi ini juga berkesesuaian dengan keselamatan para pesepeda sendiri, sekaligus prinsip keadilan. Di mana salah satu alasan mengapa motorr dilarang melintasi JLNT adalah faktor keselamatan, di antaranya karena faktor angin kencang,” kata B2W Indonesia.

Baca juga: Komunitas Bike To Work Resmikan Rumah Sepeda Indonesia, Rumah Singgah Bagi Penggowes di Ibu Kota

Baca juga: Bike To Work dan Koalisi Pejalan Kaki Menolak Naskah Akamedik RUU Revisi UU No. 22 Tahun 2009

Dalam postingannya itu, B2W Indonesia menilai perjuangannya belum selesai karena Dinas Perhubungan melakukan hal yang di luar nalar.

Pihaknya tentu menolak segala bentuk diskresi atau kebijakan baru yang melanggar aturan hukum atau Perda yang sudah berlaku terkait penggunaan JLNT dengan melegalkan balap sepeda road bike di jalan raya.

“Kami akan melakukan aksi hak atas rasa aman, berkeadilan dan berkeselamatan di jalan serta menuntut dikembalikannya fungsi JLNT,” ucapnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti aksi ini, diharapkan memakai kaos atau pakaian berwarna hitam.

Baca juga: Komunitas Sepeda Jadul ODOB Bakal Gelar Syukuran Ulang Tahun dan Batasi Peserta

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved