Breaking News:

Berita Daerah

Dugaan Plagiat, Aktivis 98 dan Koalisi Pemuda Mahasiswa Anti Plagiasi Desak Nadiem Copot Rektor UHO

Aktivis 98 bersama Koalisi Pemuda Mahasiswa Anti Plagiasi desak Mendikbud Rister Nadiem Makarim untuk mencopot Rektor UHO Muhammad Zamrun Firihu.

Editor: Panji Baskhara
Net/Tribunnews.com
Foto Ilustrasi: Aktivis 98 bersama Koalisi Pemuda Mahasiswa Anti Plagiasi desak Mendikbud Rister Nadiem Makarim untuk mencopot Rektor UHO Muhammad Zamrun Firihu terkait dugaan plagiat karya ilmiah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Muhammad Zamrun Firihu selaku Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara didesak untuk mengundurkan diri.

Desakan agar Muhammad Zamrun Firihu mengudurkan diri itu terlontar dari aktivis 98 bersama Koalisi Pemuda Mahasiswa Anti Plagiasi.

Seruan desakan para Aktivis 98 bersama Koalisi Pemuda Mahasiswa Anti Plagiasi itu pun ditujukan langsung ke Nadiem Makarim

Sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadim Makarim didesak agar segera mencopot Muhammad Zamrun Firihu selaku Rektor UHO.

Baca juga: Kekeyi Sempat Stres karena Takut Dipenjara Setelah Dituding Plagiat Lagu Orang Lain

Baca juga: Rinni Wulandari Bantah Cuma Pansos dengan Kekeyi Soal Isu Plagiat Lagu Keke Bukan Boneka

Baca juga: Lagu Keke Bukan Boneka Diduga Plagiat, Kekeyi Takut Dipenjara Sampai Nangis, Telpon Rini Idol

Diketahui desakan tersebut terlontar lantaran Muhammad Zamrun Firihu diduga melakukan plagiat karya ilmiah.

Ketua Koalisi Pemuda Mahasiswa Anti Plagiasi, Sawal Ampera mengatakan, kasus plagiat Muhammad Zamrun Firihu jalan ditempat.

Desakan itu juga, sesuai dengan surat yang ditandatangani Dirjen Dikti beratasnamakan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 0263/E.E4/KP.07/00/2021 tanggal 15 April 2021perihal tindak lanjut pengaduan masyarakat.

Kemudian, mengacu pada surat yang ditandatangani Dirjen Dikti Nomor 0301/E.E4/KP.07.00/2021 tanggal 10 mei 2021.

Muhammad Zamrun Firihu selaku Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Sulawesi Tenggara. (Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)

Surat itu tentang penegasan dan arahan pemilihan Rektor UHO periode 2021-2025 yang ditujukan kepada ketua senat UHO, yang terdapat beberapa hal yang perlu diklarifikasi demi menjaga integritas Kemendikbud Ristek.

Mahasiswa Antropologi Kampus UHO Kendari ini mengaku sangat menyayangkan pihak Dirjen Dikti tidak serius tangani dugaan plagiasi yang dilakukan Rektor UHO Muhammad Zamrun Firihu.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved