Breaking News:

Berita Bogor

Merokok di Pusat Perbelanjaan Kota Bogor, 15 Warga Didenda Tipiring Rp 50.000, Ulangi Bisa Dipenjara

Merokok di Pusat Perbelanjaan Kota Bogor, 15 warga dikenai denda Tipiring Rp 50.000. Bagi warga yang mengulangi perbuatan dikurung atau bayar denda.

Dok. Pemkot Bogor
Merokok di Pusat Perbelanjaan Kota Bogor, 15 Warga Didenda Tipiring Rp 50.000, Ulangi Bisa Dipenjara. 

WARTAKOTALIVE.COM, BOGOR - Merokok di pusat perbelanjaan Kota Bogor, 15 warga dikenai denda Tipiring Rp 50.000.

Wali Kota Bogor, Bima Arya, memimpin inspeksi mendadak (sidak) tindak pidana ringan (tipiring) Kawasan tanpa Rokok (KTR) di kawasan pusat perbelanjaan Plaza Jambu Dua, Rabu (9/6/2021).

Dalam sidak tersebut, Bima Arya didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Sri Nowo Retno dan Kepala Satpol PP, Agustian Syah.

Ia secara langsung menangkap tangan dua warga yang tengah menghisap rokok di kantin Plaza Jambu Dua. Saat ditanya terkait larangan merokok di Kawasan Tanpa Rokok (KTR), keduanya menjawab belum tahu.

"Dari pagi yang terjaring tidak terlalu banyak, kebanyakan sopir angkot yang memang sejak dulu sering terkena. Kalau dilihat tingkat kepatuhannya tinggi," kata Bima Arya usai sidak.

Baca juga: Bima Arya Keluarkan Instruksi Santri dari Luar Kota Bogor ke Ponpes Wajib Tes PCR, Camat Data Santri

Bagi warga yang kedapatan tengah menghisap rokok, diharuskan menjalani tipiring dengan hukuman membayar denda sebesar Rp 50 ribu sesuai Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 10 Tahun 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok (Perda KTR).

Menurut Bima Arya, target dari kegiatan tersebut adalah untuk menyosialisasikan sekaligus menyadarkan terus kepada warga bahwa Kota Bogor tetap konsisten dengan Perda KTR.

Pada kesempatan tersebut, Bima Arya juga mengecek penerapan protokol kesehatan di Plaza Jambu Dua.

Baca juga: Tuding Wali Kota Bogor Bima Arya Bohong, Rizieq Shihab Beberkan 10 Poin Ini Saat Bacakan Pleidoi

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Bogor, Sri Nowo Retno menyatakan, kegiatan sidak tipiring KTR ini sekaligus dengan kegiatan mobil curhat dan pemeriksaan kesehatan, diantaranya gula darah, kolesterol dan lainnya.

"Sebenarnya kegiatan ini menindaklanjuti laporan yang disampaikan kalau area ini bau rokok. Dan kegiatan harus terus dilakukan mulai dari sosialisasi, pengawasan dan mengingatkan, karena merubah kebiasaan itu harus dilakukan secara terus menerus," kata Retno sapaan Kadinkes.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Septiana
Editor: Dodi Hasanuddin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved