Breaking News:

Berita Nasional

Megawati Dapat Gelar Profesor Kehormatan dari Unhan, Peneliti Asal Perancis Setuju

Peneliti senior sejarah Indonesia Modern yang berbasis di Lyon, Prancis, Remy Madinier, menyetujui pemberian gelar profesor kehormatan kepada Megawati

Editor: Hertanto Soebijoto
Warta Kota/Henry Lopulalan
Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri bakal mendapat gelar profesor kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) dari Universitas Pertahanan (Unhan). Foto dok: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri menyampaikan pidato dalam peringatan HUT ke-46 PDI Perjuangan di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Setelah beberapa kali menerima gelar doktor honoris causa (Dr HC), Megawati Soekarnoputri bakal menerima gelar lebih tinggi lagi, yaitu profesor kehormatan.

Presiden Kelima RI Megawati Soekarnoputri bakal mendapat gelar profesor kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) dari Universitas Pertahanan (Unhan).

Penganugerahan gelar guru besar itu telah disetujui peneliti senior sejarah Indonesia Modern yang berbasis di Lyon, Prancis, Remy Madinier.

"Beliau (Megawati) juga banyak memberikan ide-ide akademis untuk meningkatkan hubungan baik antara pemerintah Indonesia dan pemerintah Prancis dari berbagai aspek, termasuk pertahanan," kata Remy dalam siaran persnya yang diterima, di Jakarta, Kamis (10/6/2021).

Remy yang termasuk merekomendasikan Unhan memberikan gelar kepada Ketua Umum PDIP itu, mengatakan, Megawati adalah sosok pemimpin berkharisma unik.

Baca juga: Wacana Duet Megawati-Prabowo di Pilpres 2024 Mengemuka, Begini Tanggapan Gerindra

Baca juga: Partai Gerindra Tampung Wacana Duet Megawati-Prabowo untuk Pilpres 2024

Kompetensinya juga tinggi sehingga mampu membawa Indonesia keluar dari krisis yang kompleks saat memimpin negeri.

"Indonesia mengalami krisis kompleks dan multidimensi di tahun-tahun pasca-reformasi. Beliau membangun kepercayaan internasional kepada pemerintah Indonesia," katanya yang sudah menulis beberapa buku terkait Asia dan Indonesia itu.

Sementara itu, Guru Besar Tetap di bidang Ilmu Administrasi pada Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Indonesia (UI), Prof Dr Chandra Wijaya berpendapat, dari perspektif ilmu administrasi, tata pemerintahan yang dilaksanakan Megawati sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, merupakan wujud nyata ilmu pengetahuan Kepemimpinan Strategik (Strategic Leadership).

Tak heran, kata dia, jika kemudian Megawati memperoleh beberapa penghargaan doktor honoris causa dari berbagai perguruan tinggi di dalam negeri dan luar negeri.

Baca juga: Prabowo Subianto Larang Kadernya Serang Megawati Soekarno Putri, Apakah Terkait Wacana Prabowo-Puan?

"Ini merupakan bukti pengakuan pemikiran akademik atas kepakaran beliau dalam bidang Kepemimpinan Strategik," kata Chandra.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved