Breaking News:

Virus Corona

Juni 2021, Angka Keterisian Isolasi Covid-19 di Jakarta Barat Naik 30 Persen, Jangan Kendor Prokes!

Angka keterisian ruang isolasi Covid-19 di Jakarta Barat pada bulan Juni 2021 terpantau mengalami kenaikan 30 persen.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Max Agung Pribadi
Juni 2021, Angka Keterisian Isolasi Covid-19 di Jakarta Barat Naik 30 Persen, Jangan Kendor Prokes!
Warta Kota
Kasudin Kesehatan Jakarta Barat Kristy Wathini saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Barat pada Selasa (9/3/2021).

WARTAKOALIVE.COM, JAKARTA - Pada bulan Juni 2021 ini keterisian angka tempat tidur isolasi Covid-19 di Jakarta Barat kembali naik. Kenaikan mencapai 30 persen dibanding bulan Mei 2021 lalu.

Kasudin Kesehatan Jakarta Barat Kristy Wathini mengatakan bahwa keterisian tempat tidur isolasi Covid-19 di Jakarta Barat kini mencapai 73,32 persen.

"Keterisian Tempat Tidur Isolasi Covid  73,32 persen," ujar Kristy dikonfirmasi Kamis (10/6/2021).

Baca juga: KISAH 80 Orang dalam Satu RW di Tangerang Berbarengan Posifitif Covid-19 Setelah Mudik Lebaran

Angka itu kata Kristy naik 30 persen dibandingkan bulan Mei 2021 lalu.

Bukan hanya tempat tidur isolasi Covid-19, keterisian tempat tidur ICU Covid-19 juga naik menjadi 71,83 persen.

Sehingga saat ini hanya tersisa 28,17 persen tempat tidur ICU yang tersedia di Jakarta Barat.

Baca juga: Gara-gara Kumpul Arisan 26 Warga Taman Harapan Baru Positif Covid-19, Polisi Terapkan Lockdown Lokal

Meski begitu, Kristy belum menjawab apakah ada korelasi antara mudik Idul Fitri 1442 H dengan kenaikan keterisian tempat tidur isolasi Covid-19.

Ia juga mengimbau agar masyarakat tidak mengendurkan kebiasaan menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian.

Diketahui kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 8.892 pada Kamis (10/6/2021).

Baca juga: Waspada, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Temukan 19 Kasus Covid-19 Varian Baru

Dengan demikian, total kasus positif virus corona di Indonesia menjadi 1.885.942 orang sejak awal Maret 2020.

Tambahan kasus Covid-19 yang mencapai 8.892 kasus ini menjadi yang tertinggi dalam tiga bulan terakhir. Kasus tembus 8.000 per hari terjadi terakhir pada 26 Februari 2021.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved