Breaking News:

Banjir Jakarta

Hujan Sesaat, Jalan Raya Cirendeu Terendam Banjir 30 Cm, Lalu LIntas Macet Parah 2 Arah

Hujan sesaat mengakibatkan Jalan Cireundeu Raya terendam air 30cm di beberapa titik sehingga jalan macet dua arah.

Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Max Agung Pribadi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Banjir merendam ruas Jalan Cirendeu Raya, Ciputat Timur, Tangerang Selatan tepatnya di depan KFC, Kamis sore hingga malam. Akibatnya kemacetan parah terjadi di dua arah. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGSEL - Hujan sekitar sejam sejak pukul 16.00, Kamis (10/6/2021) di wilayah Tangerang Selatan, langsung merendam ruas Jalan Raya Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, di beberapa titik.

Yang terparah adalah genangan setinggi sekitar 30 cm mulai dari sekitar depan KFC Cirendeu arah ke Pondok Cabe, sepanjang hingga 70 meter.

Genangan mengakibatkan kemacetan parah di dua arah, baik arah ke Pondok Cabe atau ke arah sebaliknya. Apalagi sepanjang ruas jalan ini hanya terdapat dua jalur atau selebar satu mobil saja di masing-masing arah.

Sehingga kemacetan di masing-masing arah mengular mencapai sekitar 2 km.

Karena setiap kendaraan baik roda dua atau roda empat, mesti memperlambat kendaraannya saat melewati titik ini. Terutama pesepeda motor, karena ketinggian air bisa melonjak dan masuk ke dslam mesin motor jika berpapasan dengan mobil atau kendaraan besar lain.

Karena hal ini sejumlah motor tampak mogok dan pengendara harus mendorong motornya di tengah genangan ke sisi jalan.

Pantauan Warta Kota, Kamis sore di lokasi, sampai pukul 18.10, genangan masih tinggi dan kemacetan parah tetap terjadi.

Apalagi sejak sore, tidak ada satupun petugas baik dari kepolisian atau pemerintah kota Tangsel yang datang ke lokasi untuk membantu mengatur lalu lintas.

Ardian (43), warga Pondok Cabe yang motornya mogok karena tak berhasil melewati genangan, mengataka ruas jalan di titik ini memang kerap banjir jika hujan turun sesaat saja.

"Masalahnya ya karena saluran airnya gak memadai. Gak tahu karena kekecilan atau karena sampah. Yang jelas pemerintah di sini bangun jalan, tapi saluran air gak dipikirin," katanya.

Ia mengaku bosan dengan genangan air yang terjadi di Jalan Cirendeu Raya ini. "Dari lima tahun lalu kali mas, kalau musim hujan di sini pasti banjir. Capek saya, tiap pulang kerja di musim hujan, kendalanya pasti di sini," katanya.

Yayan warga sekitar mengatakan tidak memadainya saluran air di sepanjang Jalan Cirendeu bahkan hingga Jalan Raya Pondok Cabe, karena selain aparat pemerintah tak mempedulikannya, juga karena pelaku usaha di sisi jalan menutup saluran air itu. "Ada yang dibeton, ada yang ditutup pake sampah. Jadi pembuangan sampah," katanya.

Menurut Yayan, jika hujan berhenti atau sesaat, genangan air di ruas jalan ink akan surut dalam waktu sekitar 3 jam. "Jadi ya selama itu kemacetan parah di dua arah akan terjadi," katanya.

Apalago kata dia, setiap air menggenang di sana, tidak pernah ada aparat kepolisian atau dishub yang datang mengatur lalu lintas untuk memecah kemacetan. "Selama saya tahu, gak pernah ada petugas datang setiap banjir di jalan ini," katanya.(bum)

Fc: banjir merendam ruas Jalan Cirendeu Raya, Ciputat Timur, Tangerang Selatan tepatnya di depan KFC, Kamis sore hingga malam. Akibatnya kemacetan parah terjadi di dua arah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved