Breaking News:

Serie A

Era Kejayaan Inter Milan di Serie A Italia Segera Berakhir

Era kejayaan Inter Milan di Serie A Italia segera berakhir akibat krisis finansial yang melanda Suning Group dan ditinggal pelatih Antonio Conte.

Penulis: Merdi Iskandar | Editor: Merdi Iskandar
scooper
Presiden Inter Milan, Steven Zhang, diyakini tidak bisa melanjutkan kejayaan klub yang dipimpinnya. Krisis finansial yang dialami Suning Group serta ditinggal pelatih Antonio Conte jadi penyebabnya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pakar keuangan klub sepak bola Italia, Carlo Festa, yakin, tidak lama lagi Suning Holdings Group akan meninggalkan Inter Milan, karena mereka tidak mampu lagi mengelola jawara Serie A Italia 2020-2021 itu.

Diutarakan wartawan koran bisnis yang terbit di Italia, Il Sole 24 Ore, itu, Suning Group gagal mengontrol Internazionale Milano dalam jangka panjang.

Festa menganalisis, Presiden Inter, Steven Zhang, sejatinya berada di posisi yang bagus pada awal tahun ini untuk menjual Inter ke investor lain.

Namun, hal itu tidak dia lakukan demi berusaha mempertahankan saham mayoritas Suning Group di Inter.

Alhasil, Suning pun terlilit utang dan membuat mereka tidak punya banyak pilihan.

Salah satu cara untuk mengatasi problem itu telah ditempuh dengan membebastugaskan pelatih Antonio Conte dan kemungkinan juga akan menjual beberapa pemain penting, seperti Achraf Hakimi.

Masa depan Inter diyakini bakal tergantung dari bagaimana kesepakatan Suning Group dengan perusahaan keuangan dari Amerika Serikat (AS), Oaktree Capital Management, yang berencana mengambil sebagian saham Suning.

Kehadiran Oaktree Capital untuk menormalkan kembali kondisi keuangan Inter, tetapi jika Suning tidak mampu mengembalikan dana yang dipinjamkan Oaktree, saham mereka di Inter akan diambil oleh perusahaan yang berbasis di Los Angeles, California, AS, itu.

"Masalah finansial Inter disebabkan kesehatan Suning. I Nerazzurri telah memiliki struktur kepemilikan yang jelas selama bertahun-tahun dan ini memberikan stabilitas ke seluruh aspek," kata Festa, seperti dilansir Sempre Inter.

"Sekarang, kepastian ini sudah tidak berlaku. Pemilik Inter seolah tidak diketahui dalam satu tahun terakhir ini. Oleh karena itu, rencana pertumbuhan dan perkembangan tidak dapat dieksekusi pada situasi ini," kata Festa.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved